Senin, 3 Oktober 22

Panda Kapsul Waktu 2085 Sumbar, Himpun Aspirasi Masyarakat

Panda Kapsul Waktu 2085 Sumbar, Himpun Aspirasi Masyarakat

Padang, Obsessionnews – Jelang penjemputan kapsul waktu dari Provinsi Riau pada Sabtu (3/10), Persiapan Panitia Eksepidi Kapsul Waktu (EKW) 2085 Sumatera Barat (Sumbar) Rabu (30/9) menghimpun aspirasi dari 200 elemen masyarakat untuk dijadikan resolusi dari Sumbar untuk Indonesia.

Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Gubernuran Sumbar jalan Sudirman mengemukakan harapan Indonesia 70 tahun mendatang. Dari sekian banyak harapan tersebut diutrakan dari berbagai kalangan antara lain, mahasiswa, dosen, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati), Komandan Lanud Tabing (Danlanud), Kepala Basarnas Padang, termasuk Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Sumbar, Ali Asmar menyampaikan harapannya bagaimana Indonesia di tahun 2085.

“Filosofinya ini hanya tata waktu keseimbangan. Seperti keinginan para pendiri Negara Kesatuan Repuplik Indonesia yang dideklarasikan pada 17 Agustus 1945. Sekarang telah 70 tahun kita merdeka, apa cita-cita mereka yang telah bisa tercapai saat ini. Begitu juga dengan kapsul waktu ini, bagaimana kita membuat aspirasi dan harapan Indonesia 70 tahun yang akan datang seperti apa,” sebut Ketua Panitia Nasional Gerakan Ayo Kerja, Nick Nurrahman.

Nick Nurrahman berharap, gagasan yang dibuat bukan sekedar mimpi dan harapan, tapi apa yang nantinya dapat tercapai dalam 70 tahun lagi. Ia mengaku, dalam pertemuan itu banyak pendapat masukan dari apa yang disampaikan masyarakat Sumbar tentang bagaimana Indonesia mendatang yang menjadi harapan mereka.

“Saya terharu dengan masukan, ide bagus dan kreatif. Tentunya itu tak dipungkiri karena Minang ini adalah daerah penghasil pemikir hebat, termasuk diantarannya yang menjadi pendiri bangsa,” sebut Nick.

Nick mengatakan, panitia nasional ayo kerja hanya memfasilitasi dalam menghimpun keinginan dan harapan masyarakat dari setiap provinsi di Indonesia. Kalau dalam waktu 1 tahun hingga 2 tahun tercapai, tentunya itu bukan lagi mimpi.

“Artinya, mimpi dan harapan itu adalah pencapaian target kita pada kehidupan berbangsa dan bernegara. Itu nanti akan dibuka anak cucu kita pada tahun 2085,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kapsul waktu yang sudah dimulai dari Aceh, Sumbar adalah provinsi yang kelima dilalui setelah Sumut, Riau dan Kepulai Riau (Kepri). Dijadwalkan, kapsul waktu sampai di Sumbar pada 3 Oktober .

Dalam kesempatan yang sama, Plh Gubernur Sumbar, Ali Asmar mengatakan, meskipun dengan persiapan yang singkat, kegiatan penyambutan kapsul waktu sudah berjalan maksimal.

“Aspirasi Sumbar akan dapat dilihat oleh generasi penerus nantinya. Apa yang disampaikan unsur pemuda, masyarakat, tentunya menjadi masukan penting yang disimpan pada kapsul waktu. Kita mendukung sepenuhnya, kapsul waktu atau gerakan ayo kerja ini dapat berjalan dengan sukses,” jelasnya. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.