Kamis, 16 September 21

PAL Bangun 500 Kapal ‘Spoke Tol Laut’

PAL Bangun 500 Kapal ‘Spoke Tol Laut’
* Kepala Staf Kepresidenan RI, Jendral TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan didampingi Dirut PT PAL Indonesia (Persero), M. Firmasyah Arifin (kanan) saat meninjau proyek 2 kapal PKR di Dok Kapal Niaga PT PAL Indonesia (Persero), Surabaya, Kamis (28/5/2015). (Obsessionnews.com/Ari Armadianto)

Surabaya, Obsessionnews – PT PAL Indonesia (Persero) bakal membangun sebanyak 500 kapal pelra (pelayaran rakyat) baru selama lima tahun ke depan dengan anggaran sebesar Rp 25 triliun.

“PT PAL dapat bagian lebih besar bangun itu (kapal pelra baru,red) dengan libatkan berbagai galangan kapal nasional sebagai sub kontraktor,” ungkap Kepala Staf Kepresidenan RI, Jendral TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan disela kunjungan di PT PAL Indonesia (Persero), Surabaya, Kamis (28/5/2015).

Menurut dia, pembangunan ratusan kapal pelra baru itu seiring visi pemerintaham Presiden Joko Widodo yang memprioritaskan pengembangan infrastruktur maritim melalui program tol laut.

“Karena pelra masuk sebagai bagian komponen pendukung tol lau yang dijalankan pemerintah. Apalagi, PT PAL mempunyai semua fasilitas yang ada”, katanya.

Luhut menjelaskan, pemerintah terus berjuang untuk mengembalikan titah maritim nusantara dengan membangun dan mengikut sertakan kapal komersial sebagai spoke transportasi ke pulau-pulau kecil.

“Kalau ini bisa terjadi, kesibukan PT PAL dalam dua tahun ke depan ini akan luar biasa. Dan itu akan menciptakan lapangan kerja”, jelasnya.

Luhut berharap, anggaran triliunan rupiah menjadi jawaban permasalahan sarana transprotasi kepulauan yang masih berkutat pada kesulitan permodalan, dan pangsa muatan.

“Pemerintah bisa saja lebih dari itu (Rp25 triliun) sambil melihat perkembangan nantinya yang sejalan dengan perekonomian”, tandasnya.

Dikesempatan sama, Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero), M. Firmasyah Arifin mengatakan pihaknya akan melibatkan seluruh kapal di Indonesia yang memenuhi kreteria dalam pembangunan sebanyak 500 kapal pelra baru.

“Tapi harus ada standar program, standar quality yang diberlakukan di semua galangan”, tegas Firmansyah.

Ia menambahkan, PT PAL yang memiliki kemampuan produksi dengan berbagai inovasi, segera membuat perencanaan besar dalam industri perkapalan di berbagai galangan nasional secara bersamaan.

“Kita ingin tampil disini, karena sesungguhnya selain mempunyai kemampuan produksi, kita juga mempunyai kemampuan design, dan product management,” tandas Firmasyah.

Untuk diketahui, jumlah armada perla eksisting saat ini berjumlah 3.000 unit kapal, berkurang drastis menjadi hanya tersisa sekitar 300 unit kapal.

Hal ini diakibatkan kapal-kapal besar berbobot 500 GT (gross tonnage) keatas yang memonopoli muatan pada rute-rute tertentu. Data Kementerian Perhubungan mencatat kapal-kapal besar yang memonopoli tersebut diperkirakan berjumlah 10-15% dari total keseluruhan armada pelra di Indonesia.

Program pelra untuk menjadi spoke Tol Laut (Maritim High Way) ke daerah-daerah atau pulau terluar di Indonesia, strategi pengembangan Pelra kan diarahkan dalam bentuk kemudahan fasilitas pendanaan untuk pembangunan kapal rakyat (INPRES No 5/2005) dan penciptaan mekanisme penjaminan keselamatan dan pelayaran yang baik bagi kapal pelra. (GA Semeru)

1,5 Triliun dalam beberapa waktu ke depan akan turun karena dari Kementerian Keuangan sudah diproses di sesneg terus ke presiden diharapkan minggu depan turun.

Year to year, tp ke depan harus multi year, karena tidak elok atau repot kalau peraturannya sdh ada. Sekarang dibicarakan aturannya, sehingga tidak jadi masalah, tinggal membuat peraturan pelaksanaannya sehingga kemudian hari dikait-kaitkan masalah legal terlambat pembangunan. Padahal, infrastruktur kita ingin cepat maju.

Kami menemukan kemarin, ada beberapa proyek yang prosesnya hingga 10 tahun. Bahkan, sampai 20 tahun. Nah, itu tidak boleh terjadi, karena birokrasi semacam itu, bagaimana mau jalan. (GA Semeru)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.