Selasa, 20 Agustus 19

Pakistan vs India, Ancaman Perang Nuklir!

Pakistan vs India, Ancaman Perang Nuklir!
* Jet tempur India yang ditembak Pakistan. (ParsToday)

Juru bicara Angkatan Bersenjata Pakistan, Mayjen Asif Ghafoor mengatakan, jika terjadi perang antara Pakistan dengan India, maka pertama kali Mumbai dan New Delhi akan rata dengan tanah.

Asif Ghafoor dalam konferensi pers mereaksi pelanggaran zona udara Pakistan oleh jet tempur India, menegaskan bahwa pasukan Pakistan dengan dilengkapi berbagai jenis senjata besar, termasuk tank bersiaga di perbatasan Siachen dan siap menyerang wilayah Kashmir yang berada dalam kontrol India.

Tak hanya itu, pejabat tinggi militer Pakistan yang pernah menempuh pendidikan di Seskoad Bandung ini mengancam India dengan rudal-rudal Pakistan yang siap ditembakkan kapan saja. Ghafoor menegaskan, rudal nuklir Pakistan juga akan menjadikan New Delhi dan Mumbai rata dengan tanah.

Statemen keras juru bicara angkatan bersenjata Pakistan mereaksi serangan terbaru jet tempur India terhadap sejumlah pangkalan milisi di wilayah Pakistan ini membunyikan lonceng pengumuman perang besar-besaran antara New Delhi dan Islamabad.

Sebelumnya, kedua negara pernah berperang di tahun 1999 di dataran tinggi Kargil hingga terjadi perang langsung kedua pihak. Kali ini ancaman perang menjadi lebih serius, karena kedua negara dilengkapi dengan persenjataan nuklir yang mematikan.

Rudal nuklir Pakistan. (ParsToday)

 

Profesor dari Universitas Punjab, Reshmi Soda Puri mengatakan, masalah Kashmir adalah sebuah sengketa lama dan bersejarah antara Pakistan dan India. Instabilitas selama beberapa dekade di wilayah ini menunjukkan tidak adanya itikad politik yang kuat untuk menyelesaikan masalah. Sebab dukungan dari kedua negara selama bertahun-tahun tidak pernah muncul secara signifikan dan serius untuk menyelesaikan masalah.

Perbedaan mendasar antara persengketaan saat ini dengan perang sebelumnya berhubungan dengan perluasan masalah dan sarana perang yang semakin berbahaya. Dahulu perang terjadi dipicu masalah perselisihan mengenai daerah Kashmir. Tapi kini isunya lebih luas lagi mengenai kehadiran kelompok teroris di wilayah Pakistan yang dihancurkan oleh pasukan India.

Padahal, masalah terorisme bisa menjadi isu bersama kedua negara. Tapi India menuduh Pakistan melindungi teroris. Oleh karena itu, tanpa koordinasi langsung dengan Islamabad melancarkan serangan terhadap tempat yang dicurigai sebagai pangkalan teroris. Langkah tersebut menyulut protes dari Pakistan karena melanggar teritorial negara ini.

rudal nuklir India. (ParsToday)

 

Mantan kepala dinas intelejen India mengatakan bahwa satu-satunya solusi krisis Kashmir hanya bisa diselesaikan dengan perundingan. Sebab serangan, dan aksi militer tidak akan bisa membantu mengatasi krisis Kashmir.

Pemanggilan duta besar India dari Pakistan dan serangan India ke wilayah Pakistan menunjukkan arah menuju perundingan semakin sulit. Karena kedua pihak sudah merasa melakukan langkah yang tepat demi kepentingan negaranya masing-masing.

Oleh karena itu, sebelum terlambat perlu ada langkah internasional, terutama PBB untuk menentramkan situasi dan mengembalikan keamanan di wilayah selatan Asia ini. Tapi jangan sampai dipergunakan oleh kekuatan destruktif seperti AS yang ingin mengail di air keruh.

Berbeda dengan sikap para politisi kedua negara yang bersengketa, rakyat kedua negara ini menghendaki perdamaian dan terwujudnya keamanan di negaranya masing-masing. (ParsToday)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.