Sabtu, 4 Desember 21

Pacu Upaya Program PEN, Kemenperin Optimalkan Anggaran Rp 2,87 Triliun

Pacu Upaya Program PEN, Kemenperin Optimalkan Anggaran Rp 2,87 Triliun
* Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (9/2/2021). (Foto: Kemenperin)

Sebelumnya pagu anggaran Kemenperin tahun 2021 sebesar Rp3,18 triliun. Namun, berdasarkan Surat Menteri Keuangan tentang Refocusing dan Realokasi Belanja Kementerian/Lembaga Tahun Anggaran 2021, Kemenperin melakukan penghematan anggaran sebesar Rp301,92 miliar sehingga pagu menjadi Rp2,87 triliun.

Pada raker dengan Menperin, Komisi VI DPR RI telah menerima penjelasan alokasi anggaran Kemenperin tahun 2021. Komisi VI DPR RI juga akan melakukan pendalaman dan pembahasan dengan Eselon I Kemenperin terkait pelaksanaan kegiatan prioritas Kemenperin tahun 2021 yang akan difokuskan pada peningkatan kesejahteraaan rakyat di tengah masa pandemi Covid-19.

Pacu substitusi impor

Pada kesempatan yang sama Menperin menyampaikan, pihaknya telah meluncurkan program substitusi impor 35% pada tahun 2022. Nilai Subtitusi Impor yang ditargetkan adalah sebesar Rp152, 83 triliun atau 35% dari potensi impor tahun 2019 yang mencapaiRp434 triliun. “Langkah-langkah yang akan kami lakukan adalah penurunan impor melalui substitusi impor dan peningkatan utilisasi sektor industri,” tegasnya.

Agus menerangkan, langkah-langkah untuk mengakselerasi program substitusi impor dan mendorong akselerasi pertumbuhan industri pada tahun 2021, akan diimplementasikan ke dalam empat program utama. Yaitu program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), kebijakan harga gas, program hilirisasi mineral, serta program Bangga Buatan Indonesia.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3 4 5

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.