Jumat, 29 Oktober 21

OSO: Pilkada Serentak 2015 Sulit Dibatalkan

OSO: Pilkada Serentak 2015 Sulit Dibatalkan

Bogor, Obsessionnews – Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang (OSO) meyakini Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pemerintah tidak akan menunda Pilkada Serentak 2015. Aspek kepentingan publik yang menjadi pertimbangan utama, mengapa pilkada harus tetap dilaksanakan meski hanya diikuti satu pangan calon.

“Itukan pilihan rakyat, sulit untuk dibatalkan sebetulnya. Ada aturan, tapi saya kira enggak akan dibatalkan,” ujar Oesman Sapta di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/8/2015).

Menurut pria yang akrab disapa OSO itu, penundaan pelaksanaan pilkada dengan satu pasangan calon berpotensi mengecewakan masyarakat yang ingin memilih kepala daerah pilihannya. Apalagi saat ini berbagai persiapan yang dilakukan sudah menghabiskan banyak anggaran.

Oso pun berharap penyelenggara pemilu dan pemerintah mampu mencari jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tersebut. Ia mendukung presiden Jokowi mengeluarkan Perppu untuk menyiasati adanya calon tunggal dalam Pilkada serentak 2015.

“Saya kasihan, calon tunggal itu kasihan,” katanya.

Presiden Jokowi sedang mengadakan rapat konsultasi dengan sejumlah pimpinan lembaga di Istana Bogor sebelum akan mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu). Hadir diantaranya Ketua DPR, Setya Novanto, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Irman Guzman, dan Ketua BPK Harry Azhar Azis.

Berdasarkan data KPU, hingga batas akhir masa perpanjangan pendaftaran pilkada pada Senin (3/8/2015), dari 269 daerah yang akan menggelar pilkada, masih ada tujuh kabupaten/kota yang memiliki satu pasangan bakal calon.

Tujuh daerah tersebut adalah Kabupaten Tasikmalaya di Jawa Barat, Kota Surabaya, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Pacitan di Jawa Timur, Kota Mataram di Nusa Tenggara Barat (NTB), Kota Samarinda di Kalimantan Timur, dan Kabupaten Timor Tengah Utara di Nusa Tenggara Timur (NTT). (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.