Selasa, 15 Oktober 19

Oso Nilai KSPI Tak Etis Minta Jatah Menteri ke Jokowi

Oso Nilai KSPI Tak Etis Minta Jatah Menteri ke Jokowi
* Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (Oso).

Jakarta, Obsessionnews.com – Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (Oso) menghormati sikap Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang mendeklarasikan mendukung Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019. 

“Kalau itu (KSPI dukung Prabowo) haknya mereka, boleh- boleh saja, silahkan saja,” ujar Oso di Komplek Istana Presiden, Jakarta, Rabu (2/5/2018).

Namun Oso menilai tak etis KSPI justru terang-terangan meminta jatah menteri kepada Presiden Jokowi. Apalagi permintaan itu memiliki motif tawar-menawar dukungan capres 2019.

“Janganlah mereka mintanya jatah tiga menteri, terus tidak dikasih, terus dia itu mendukung orang lain,” kata Oso.

Oso mengatakan, bahwa buruh merupakan salah satu elemen dari masyarakat. Penentu kemenangan seseorang di dalam Pilpres 2019 bukanlah semata-mata didasarkan pada dukungan kelompok buruh.

“Yang menentukan itu bukan hanya buruh, rakyat. Titik. Rakyat itu yang menentukan siapa yang dia pilih. Buruh itu kan bagian dari rakyat. Tapi bukan buruh mengklaim dirinya adalah rakyat keseluruhan,” lanjut dia.

KSPI pimpinan Said Iqbal meminta jatah menteri kepada Presiden Jokowi demi dukungan buruh pada Pilpres 2019 mendatang.

Said sengaja terang-terangan membuka permintaannya ini ke publik. Pasalnya, aksi blak-blakannya dinilai lebih baik ketimbang malu-malu tapi pada akhirnya mau bekerja sama. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.