Rabu, 20 Oktober 21

Optimis Data Ekonomi, IHSG Ditutup Menguat

Jakarta, Obsessionnews – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis ditutup masih melanjutkan penguatan yang terjadi kemarin menjadi 5.451 poin ditunjang aliran dana asing yang kembali masuk ke pasar saham domestik.

Pelaku pasar saham masih terlihat antusias dalam menyambut rilis data ekonomi Indonesia pada pekan depan

IHSG BEI ditutup menguat 6,314 poin (0,12 persen) menjadi 5.451,42. Sementara kelompok 45 saham unggulan (indeks LQ45) turun 0,61 poin (0,07 persen) ke level 950,21.

Analis Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa keyakinan investor terhadap masa depan perekonomian Indonesia yang masih cukup tinggi kembali mendorong IHSG BEI melanjutkan kenaikannya. Tercatat pelaku pasar asing membukukan beli bersih sebesar Rp1,244 triliun.

“Pelaku pasar saham masih terlihat antusias dalam menyambut rilis data ekonomi Indonesia pada pekan depan (Selasa, 2/3), sejauh ini ekspektasinya masih cukup baik,” ujarnya.

Menurut dia, kesigapan pemerintah dalam mengantisipasi gejolak perlambatan ekonomi global serta menjaga kstabilan ekonomi domestik dinilai baik, sehingga sebagian pelaku pasar saham optimistis untuk terus melakukan akumulasi pembelian.

“Kalau pun pada perdagangan hari selanjutnya IHSG BEI mengalami koreksi, bisa dikatakan masih berada dalam tahap wajar, kondisi itu dapat dimanfaatkan kembali untuk mengakumulasi pembelian karena secara umum pasar saham Indonesia masih berada dalam jalur tren penguatan,” katanya, seperti dilansir Antara.

Analis HD Capital Yuganur Wijanarko menambahkan bahwa walaupun IHSG kembali mencetak rekor tertinggi barunya, namun pelaku pasar lebih bijak untuk mengambil posisi menunggu koreksi dan kembali melakukan akumulasi.

“Koreksi IHSG BEI itu untuk meredakan keadaan jenuh beli saham-saham di dalam negeri,” katanya.

Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 246.298 kali dengan volume mencapai 4,27 miliar lembar saham senilai Rp5,10 triliun. Efek yang mengalami kenaikan sebanyak 159 saham, yang melemah 126 saham, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 106 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng menguat 123,78 poin (0,50 persen) ke 24.902,06, indeks Bursa Nikkei naik 200,59 poin (1,08 persen) ke 18.785,79, dan Straits Times melemah 14,65 poin (0,43 persen) ke posisi 3.426,18.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.