Minggu, 25 September 22

Olimpiade, Titik Balik Untuk Asian Games 2018

Olimpiade, Titik Balik Untuk Asian Games 2018
* Rajasapta Oktohari dan Sekjen KOI, Dody Iswadi di Olimpiade Rio

Rio de Jainero, Obssesionnews.com– Pimpinan Kontingen Olimpiade Indonesia, Rajasapta Oktohari, menilai pencapaian Indonesia di Olimpiade XXXI Brasil 2014 bisa menjadi awal prestasi untuk Asian Games 2018.

Okto, panggilan akrabnya di Rio Jainero, Minggu (21/8/2016) waktu setempat mengatakan, tahun ini harus jadi titik balik prestasi olahraga nasional.

Bulutangkis masih menjadi andalan untuk berprestasi di tingkat internasional, karena itu harus serius dan melakukan kaderisasi, karena cabor ini punya banyak potensi atlet berbakat.

Sebagaimana diketahui, Liliyana Natsir, Maria Febe, sudah menyatakan mundur dari bulutangkis tahun ini.  Indonesia butuh bibit baru, terutama dari tunggal putri.

Tapi Okto juga menegaskan, sukses bulutangkis dapat menjadi tonggak bagi cabang lainnya untuk ikut berprestasi.

“Indonesia butuh banyak atlet untuk berprestasi. Kita butuh hero (pahlawan) dalam olahraga,” tandas Okto yang juga berprofesi sebagai pengusaha, politisi, ketum Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia dan Promotor Tinju ini.

Okto juga mengikuti ‘trend’ rambut gundul yang dilakukan oleh Menpora dan Gatot Dewabroto untuk menyambut sukses Indonesia di Rio. Hanya saja Okto tidak mencukur licin rambutnya. Sekjen KOI, Dody Iswadi hanya mencukur kumisnya. ¬†@baronpskd

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.