Kamis, 30 Mei 24

Okupansi Kereta Cepat Whoosh Masih Stabil di Atas 60%

Okupansi Kereta Cepat Whoosh Masih Stabil di Atas 60%
* Para penumpang Kereta Cepat Whoosh sedang antri di Peron pintu masuk ke Kereta Cepat Whoosh. (Foto: KCIC)

Obsessionnews.co – Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Eva Chairunisa menyampaikan okupansi Kereta Cepat Whoosh tetap stabil di atas 60%, dan minat masyarakat terhadap layanan ini tetap positif. Hal ini disampaikan sebagai tanggapan terhadap isu-isu yang menyebutkan perjalanan kereta Whoosh sepi penumpang.

”Dapat kami sampaikan bahwa sejauh ini okupansi Kereta Cepat Whoosh masih stabil di atas 60% dan minat masyarakat menggunakan kereta Whoosh masih tetap positif,” ujar Eva dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/2/2024).

Baca juga: KCIC Terapkan Tarif Dinamis, Whoosh Kelas Premium Economy Mulai dari Rp150 Ribu

Eva menjelaskan, pada Sabtu, 3 Februari 2024, terlihat okupansi pada setiap keberangkatan kereta Whoosh di pagi hari mencapai hingga 98% per kereta. Eva juga menambahkan, sejak beroperasi secara komersial pada 17 Oktober 2023, kereta cepat Whoosh telah beroperasi selama 107 hari dengan tiket berbayar.

Dalam periode tersebut, terjual sebanyak 1.578.099 tiket dari total ketersediaan tempat duduk sebanyak 2.286.805, dengan rata-rata okupansi Whoosh mencapai 69% per hari. Eva menambahkan bahwa antusiasme masyarakat terus positif sejak awal beroperasi hingga sekarang, sehingga KCIC memutuskan untuk menambah jumlah perjalanan Whoosh dari 14 menjadi 40 perjalanan per hari.

KCIC mengapresiasi masyarakat yang telah memilih Kereta Cepat Whoosh sebagai moda transportasi mereka. Eva menyatakan bahwa salah satu tujuan dari Whoosh adalah memindahkan pengguna transportasi pribadi ke transportasi publik yang ramah lingkungan dengan waktu yang lebih efisien.

Selain penambahan perjalanan, KCIC juga menerapkan tarif dinamis atau dynamic pricing pada perjalanan Whoosh. Ini merupakan strategi yang telah diprogramkan sejak awal untuk meningkatkan volume penumpang seiring dengan program peningkatan kapasitas angkut.

Baca juga: Tingkatkan Sektor Pariwisata, Ini Upaya yang Dilakukan KCIC

Dynamic Pricing, yang diterapkan sejak Desember 2023, memungkinkan penyesuaian harga tiket tergantung pada faktor jam sibuk, momen liburan, dan hari kerja. Harga tiket Whoosh bervariasi mulai dari Rp150.000 hingga Rp250.000 untuk kelas premium ekonomi tergantung pada waktu keberangkatan.

Selain meningkatkan penggunaan transportasi publik, Whoosh juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif pada sektor perekonomian dan pariwisata. KCIC telah bekerjasama dengan 12 destinasi wisata, kuliner, dan penginapan di wilayah Bandung dengan menawarkan promo gratis tiket masuk atau diskon bagi pemegang tiket Whoosh.

Secara konsisten, KCIC berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan okupansi penumpang kereta Whoosh melalui berbagai strategi, termasuk peningkatan layanan di stasiun dan kereta. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.