Selasa, 14 Juli 20

Oki Setiana Dewi Tegaskan Film ‘212 The Power Of Love’ Tak Bermuatan Politis

Oki Setiana Dewi Tegaskan Film ‘212 The Power Of Love’ Tak Bermuatan Politis
* Oki Setiana Dewi (Dok: IG @okisetianadewi)

Jakarta, Obsessionnews.com – Bintang film Oki Setiana Dewi (29) menjajal kemampuannya menjadi eksekutif produser dalam film “212 The Power Of Love”. Film garapan perdananya ini berlatar belakang peristiwa 212.

Namun, ada yang berpendapat, film 212 yang bakal tayang pada 9 Mei 2018 ini memiliki unsur politis. Seperti diketahui, peristiwa 212 merupakan sejarah jutaan umat Islam di Indonesia melakukan aksi damai menuntut Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) kala itu menjadi Gubernur DKI agar diproses secara hukum, karena melecehkan alquran, surat Almaidah.

Oki menegaskan, meski film 212 berlatar aksi umat Islam, tetapi tidak memiliki muatan politis, justru ada pesan cinta damai tersirat dibalik ceritanya.

@212movie Siapa bilang Film 212 sarat muatan politis? Buktinya setelah nonton Gala Premiernya, May Day kmrn, film ini berisi pesan cinta n perdamaian utk semua kalangan. Saksikan Seleb On News produksi @starpro_id hari ini, pkl. 10:45 WIB hanya di MNCTV @officialmnctv,” tulis Oki dalam akun Instagramnya @okisetianadewi, Rabu (2/5/2018).

Dalam jumpa pers gala premiere film 212 di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (1/5/2018), Oki juga menjelaskan pengalaman pertamanya menjadi eksekutif produser film yang dinilainya memerlukan perhatian ektra.

“Kalau di belakang layar harus mengurusi promosinya gimana nih, udah sampai mana nih. Ketika tahap produksi juga banyak yang dipikirkan terutama tahap pendanaan,” ungkap pemeran utama wanita film Ketika cinta bertasbih (2008).

Kisah cerita film ini diadaptasi dari kisah nyata seseorang skeptis terhadap agama Islam dan ia terjebak dalam perjalanan aksi 212 di Monumen Nasional. Kemudian adanya hubungan seorang bapak dan anak yang berkonflik namun kembali harmonis dalam peristiwa 212. Film ini dibintangi oleh Fauzi Baadila, Pegi Melati Sukma, Irfan Hakim, Dimas Seto. (Popi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.