Minggu, 19 September 21

Oegroseno Tuding Ketua KONI Korupsi Anggaran Atlet

Oegroseno Tuding Ketua KONI Korupsi Anggaran Atlet
* Oegroseno.

Jakarta, Obsessionnews – Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) versi Munas Oktober 2013, Oegroseno, melaporkan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Tono Suratman ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Oegroseno menuding Tono melakukan korupsi anggaran atlet tenis meja.

Sebelum melaporkan kasus ini ke KPK, Oegroseno mengaku sudah membuka jalur komunikasi dengan berbagai pihak, salah satunya melalui Menteri Pemuda dan Olahraga, namun pada akhirnya niat baik untuk membenahi sistem anggaran di tubuh KONI tak disambut dengan langkah keseriusan.

“Saya datang ke KPK yang pertama berkaitan dengan kondisi tenis meja.  Ini kan sudah hampir dua tahun, kasihan atlit kan. Karena tidak ada kepastian, Saya akan sampaikan ke KPK saja informasinya,” kata Oegroseno di gedung KPK, Jakarta, Selasa (17/11/2015).

Menurut Oegroseno, pihaknya melaporkan KONI ke KPK agar dugaan penyelewengan anggaran dapat ditelusuri KPK. Apalagi anggaran KONI yang berasal dari APBN sangat besar dan semua organisasi cabang olahraga ada dibawahnya.

Oegroseno menuturkan, pihaknya memiliki data yang lengkap terkait penyalahgunaan anggaran yang diduga dilakukan Ketua KONI Tono Suratman. Sayangnya, Oegroseno enggan menjelaskan berapa besaran nilai yang diduga disalahgunakan oleh Tono Suratman tersebut.

“Saya sampaikan pada KPK terkait biaya penggunaan anggaran pra PON (Pekan Olahraga Nasional) yang di Bandung tahun 2015. Itu masih pakai biaya APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara),” kata Oegroseno.

Oegroseno menambahkan, dugaan penyimpangan anggaran merupakan buntut dari buruknya prestasi tenis meja, karena itu menurut pria mantan jenderal polisi bintang tiga ini, ketua KONI harus bertanggungjawab terkait permasalahan tenis meja di Indonesia. Oegroseno juga menyampaikan akan menyerahkan sepenuhnya pada KPK terkait laporan yang telah disampaikan. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.