Selasa, 1 Desember 20

Obat Mengantuk Saat Dengarkan Khutbah

Obat Mengantuk Saat Dengarkan Khutbah
* Ilustrasi mengantuk. (Foto: muslim.or.id)

Terkadang kita mengantuk pada saat mendengarkan khutbah shalat Jumat. Bagaimana cara mengatasinya agar tidak mengantuk, berikut ini adalah pemaparan dari Ustadz Budi Santoso Lc.

1⃣ Berdoa kepada Allah azza wa jalla agar kita dilindungi dari godaan dan rayuan syaitan, karena sungguh tidak diragukan lagi bahwasannya rasa kantuk yang menimpa kaum muslimin ketika duduk di majelis ilmu (khutbah jum’at) disebabkan oleh godaan syaitan.

(Perlu kita renungkan: ilmu yang bersumber dari Alqur’an dan sunnah yang dipahami dengan pemahaman sahabat adalah sumber kebaikan, syaitan selalu menghalangi orang orang yang beriman dalam mencari ilmu, termasuk ketika mendengarkan khutbah Jum’at).

2⃣ Hendaklah kita menyadari bahwasannya para malaikat juga ikut menghadiri dan mendengarkan khutbah jum’at, apakah kita malu kepada mereka?

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((إذا كان يوم الجمعة قعدت الملائكة على أبواب المساجد، فيكتبون من جاء من الناس على منازلهم، فرجل قدَّم جزورًا، ورجل قدم بقرة، ورجل قدم شاة، ورجل قدم دجاجة، ورجل قدم بيضة، فإذا أذَّن المؤذن وجلس الإمام على المنبر طويت الصحف، ودخلوا المسجد يستمعون الذكر))

Rasulullah shallahu alaihi wa sallam bersabda : “Apabila datang hari Jum’at, para malaikat duduk di pintu-pintu masjid, mereka mencatat manusia (kaum muslimin) sesuai dengan (amalan mereka) ada yang (mendapat pahala) seperti (menyembelih) onta, ada yang (mendapat pahala) seperti (menyembelih) sapi, ada yang (mendapat pahala) seperti (menyembelih) kambing, ada yang (mendapat pahala) seperti (menyembelih) ayam, dan ada yang (mendapat pahala) seperti bersedekah sebutir telur, apabila muadzin mengumandangkan adzan, dan imam duduk di atas mimbar, ditutuplah buku catatan amal, (mereka) masuk ke masjid dan mendengarkan peringatan (khutbah)”. [HR. Ahmad]

3⃣ Sadarlah dari kelalaian, hendaklah kita mengingat, bahwasannya yang mengundang dan memanggil kita untuk datang mendengarkan khutbah adalah Allah azza wa jalla, lihat ayat ke 9 dari surat al jumuah.

4⃣ Sadarlah, termasuk musibah yang paling besar, adalah musibah yang menimpa agama kita. Di antara musibah dalam agama adalah ketika ada nasehat kebaikan (khutbah jum’at) disampaikan, akan tetapi anda tidak bisa mengambil manfaat dari kebaikan tersebut.

Faidah di atas merupakan bentuk terjemahan bebas dari nasehat yang disampaikan syaikh muhammad asy-Syinqity hafidzahulloh.

Tertidur Ketika Khutbah Jumat
Bisa jadi ketika khutbah Jumat, ada beberapa jamaah yang sangat mengantuk. Jika sampai tertidur ketika khutbah, tentu hal ini sangat tidak disukai oleh syariat. Seorang Ulama di kalangan tabi’in, Muhammad bin Sirin berkata,

كانوا يكرهون النوم والإمام يخطب ويقولون فيه قولا شديدا. قال ابن عون: ثم لقيني بعد ذلك فقال: تدري ما يقولون؟ قال: يقولون مثلهم كمثل سرية أخفقوا

“Mereka (para sahabat) membenci orang yang tidur ketika imam sedang berkhutbah. Mereka mencela dengan celaan yang keras.”

Ibnu Aun mengatakan, saya bertemu lagi dengan Ibnu Sirin. Beliau pun bertanya, “Apa komentar sahabat tentang mereka?” Ibn Sirin mengatakan, “Mereka (para sahabat) berkata, orang semisal mereka (yang tidur ketika mendengarkan khutbah) seperti pasukan perang yang gagal (tidak menang dan mendapatkan ghanimah).” [Tafsir al-Qurthubi 18/117, Darul Kutub Al-Mishriyah, Koiro, cet.II, syamilah]

Tips Mudah Menghalau Rasa Kantuk Saat Khutbah Jumat
Ada tips yang mudah dan insyaallah bisa segera menghilangkan rasa mengantuk ketika khutbah Jumat berlangsung, yaitu segera pindah tempat

1. Berpindah Tempat Duduk
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا نَعَسَ أَحَدُكُمْ يَوْمَ الجُمُعَةِ فَلْيَتَحَوَّلْ مِنْ مَجْلِسِهِ ذَلِكَ

“Apabila kalian ngantuk pada hari Jumat, maka berpindahlah dari tempat duduknya.”[HR. Abu Daud, Tirmidzi dan dishahihkan Al-Albani]

Hikmahnya adalah perpindahan dan bergerak akan menghilanhkan rasa ngantuk dengan mudah. Syaikh Muhammad Al-Mubarakfury menjelaskan hadits ini, beliau berkata,

ﻭﺍﻟﺤﻜﻤﺔ ﻓﻲ ﺍﻷﻣﺮ ﺑﺎﻟﺘﺤﻮﻝ ﺃﻥ ﺍﻟﺤﺮﻛﺔ ﺗﺬﻫﺐ ﺍﻟﻨﻌﺎﺱ

“Hikmah perintah untuk pindah tempat adalah pergerakan pindah akan menghilangkan rasa ngantuk.”[Lihat Tuhfatul Al-Ahwadzi karya Al-Mubarakfury]

2. Mandi sebelum berangkat shalat Jumat
Karena mandi memberikan rasa segar dan menghilangkan penat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

غُسْل يوم الجُمُعة واجبٌ على كلِّ محتل

“Mandi pada hari Jumat, wajib bagi setiap orang yang sudah baligh.”[HR. Bukhari dan Muslim]

3. Berusaha fokus mendengarkan khutbah
Dengan cara menghadapkan muka ke arah khatib dam fokus memperhatikan khatib

Ibnu Mas’ud berkata,

قَالَ ابْنُ مَسْعُوْدٍ كَانَ رَسُولُ اللهِ إِذَا اسْتَوَى عَلَى الْمِنْبَرِ اسْتَقْبَلْنَاهُ بِوُجُوهِنَا

“Jika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam sudah berdiri tegak di atas mimbar, maka kami langsung menghadapkan wajah kami ke arah beliau.”[HR. At-Tirmidzi no. 509 dishahih oleh Al-Albani di Shahih At-Tirmidzi]

Untuk bisa fokus, perlu juga menghindari hal-hal atau perbuatan yang bisa melalaikan dari khutbah seperti memainkan ujung baju, mengelupas kuku, memainkan kunci dan lain-lain.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ مَسَّ الْحَصَى فَقَدْ لَغَ

“Barangsiapa yang memegang (memain-mainkan) batu kerikilberarti dia telah berbuat sia-sia.”[HR. Muslim]

4. Hindari duduk memeluk lutut
Karena ini adalah posisi yang bisa menyebabkan mengantuk

Muadz bin Jabal berkata,

أَن النَبيَ صَلى اللهُ عَليه وَسَلمَ نَهَى عَنْ الْحَبْوَةِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang duduk memeluk lutut pada hari ketika imam sedang berkhutbah.”[HR. Abu Daud, Tirmidzi dan dihasankan al-Albani]

Imam Al-Khattabi menjelaskan hadits ini, beliau berkata,

نهى عنها لأنها تجلب النوم فتعرض طهارته للنقض، ويمنع من استماع الخطبة

“Perbuatan ini dilarang, karena ini bisa menyebabkan ngantuk,sehingga bisa jadi wudhunya batal (jika tertidur sangat pulas, adapun hanya tidur ringan maka tidak batal, pent), dan terhalangi mendengarkan khutbah.” [Al-Majmu’ 4/592, syamilah]

(*/Muslim/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.