Selasa, 9 Agustus 22

NU dan Muhammadiyah Tak Ikut Aksi 112

NU dan Muhammadiyah Tak Ikut Aksi 112

Bogor, Obsessionnews.com – Rencana aksi 11 Februari 2017 (112) di Jakarta yang digagas Forum Umat Islam (FUI) tak selalu mendapat dukungan penuh umat Islam. Nyatanya, organisasi Islam terbesar Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah wilayah Bogor, Jawa Barat, menolak untuk bergabung dalam aksi.

Pimpinan kedua ormas ini lebih memilih untuk tetap berada di Bogor. Bahkan Ketua Muhammadiyah Kabupaten Bogor, Nouval Ramdian, mengimbau seluruh warga Muhammadiyah untuk menggelar doa bersama daripada turun aksi ke Jakarta.

“Kami sudah mengimbau seluruh warga Muhammadiyah agar menggelar doa bersama di pondok pesantren dan masjid terdekat di rumah masing-masing,” katanya, Jumat (10/2/2017).

Menurut Nouval, imbauan ini sesuai dengan arahan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang disampaikan oleh Prof Haedar Nasir yang mengingatkan seluruh warga Muhammadiyah di daerah untuk menggelar doa bersama di wilayah masing-masing.

“Warga Muhammadiyah di daerah juga diimbau untuk menjaga kondusifitas dan menahan diri tidak ikut berangkat ke Jakarta dalam aksi 112. Kita sepakat tidak ingin menggagu ketertiban warga di Jakarta,” kata Nouval.

Seperti Muhammadiyah, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Anshor Kota Bogor, Rahmat Imron Hidayat juga telah menginstruksikan seluruh kader Anshor, Banser serta para santri Nahdlatul Ulama untuk tidak ikut dalam aksi turun ke Jakarta.

Hal itu, menurutnya, sesuai dengan instruksi KH Ma’ruf Amin yang meminta warga NU tidak turun dalam aksi esok.

“Sesuai dengan instruksi KH Ma’ruf Amin pada acara silaturahim dan halaqoh Kebangsaan di Banten, yang dihadiri Kapolri (Jenderal Polisi Tito Karnavian) dan Panglima TNI (Jenderal Gatot Nurmantyo) di Banten kemarin, meminta seluruh warga NU agar tidak turun dalam aksi massa di Jakarta 112 nanti,” katanya.

Rahmat menilai, aksi 112 yang digagas Forum Umat Islam (FUI) syarat dengan kepentingan politik, karena sudah mendekati masa pemilihan di DKI Jakarta.

“Jika penyampaian aspirasi sudah ditunggangi hal politik, ini sudah tidak sehat, dan ini yang kita khawatirkan. Jadi tidak perlu membuang energi kita hanya terkonsentrasi pada Pilkada DKI,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al khaththath mengatakan pihaknya akan tetap turun ke jalan guna melakukan Aksi 112.

“Tidak ada pembatalan Aksi 112 karena tidak ada satu UU pun yang dilanggar,” kata Al khathtahth di Jakarta, Kamis (9/2/2017).

Untuk itu, dia mengatakan kepada umat Islam, terutama yang telah ikut di kegiatan sebelumnya Aksi 212 agar tidak ragu-ragu atau khawatir untuk datang ke lokasi Aksi 112 di Jakarta.

Al Khaththath menambahkan, aksi tersebut akan diisi dengan zikir dan tausiyah nasional untuk penerapan surat Al Maidah 51. Nasihat keagamaan itu berisi seputar kewajiban Muslim memilih calon pemimpin seagama dan haram memilih orang kafir. (Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.