Rabu, 24 April 19

Novel Bamukmin: Mundur dari PBB Adalah Jalan Terbaik

Novel Bamukmin: Mundur dari PBB Adalah Jalan Terbaik
* Novel Bamukmin (Foto Tribunnews)

Jakarta, Obsessionnews.com – Novel Chaidir Hasan atau Novel Bamukmin menyatakan mundur dari Partai Bulan Bintang (PBB) dan vakum dari proses pencalegan di tingkat DPRD DKI Jakarta. Ini menyusul perbedaan sikap politik PBB yang secara resmi telah mendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

 

Baca juga:

Polemik Dukungan PBB ke Jokowi-Ma’ruf

PBB Dukung Jokowi-Ma’ruf

Sikap Politik Bang Yusril dan Nasib PBB

 

Novel memilih setia mengikuti hasil ijtimak ulama yang memilih Prabowo Subianto sebagai capres RI. Mundur dari PBB dianggap sebagai jalan terbaik. Novel juga tak ingin lagi mengkampanyekan PBB ke masyarakat.

“Saya vakum terhadap pencalegan dengan tidak lagi turun untuk sosialisasi ke masyarakat. Memilih mundur menjadi jalan terbaik,” kata Novel, Senin (28/1/2019).

“Benar (tidak kampanyekan PBB lagi). Saya akan kampanyekan partai-partai yang mendukung 02,” imbuh dia.

Mundur dari PBB kata dia juga bagian dari penghormatan terhadap proses politik jelang Pilpres. Namun dia memastikan tidak akan mundur sebagai caleg karena menurutnya akan ada sanksi menanti. Hanya saja Novel akan vakum tidak kampanye.

“Maunya saya mundur jadi caleg, namun kan tidak bisa karena jelas ada sanksinya. Namun saya akan mundur dari partai karena jelas saya sudah dibohongi bertubi-tubi sama YIM,” ujar Bamukmin.

Novel mengatakan akan mendukung dan berjuang untuk partai-partai dan para caleg dari koalisi keummatan. Dia menyebut akan memberikan suaranya serta suara pendukungnya ke koalisi keummatan. Suara keumatan yang dimaksud adalah partai-partai pendukung Prabowo Subianto.

“Dan saya akan terus berjuang melawan partai-partai pendukung penista agama dan kriminalisasi ulama, termasuk PBB. Tidak ada kata lain buat saya untuk berjuang menenggelamkan PBB,” tegas Novel.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra menegaskan keputusan politik partai mendukung Jokowi-Ma’ruf bukan sikap pribadi.

“Keputusan memberikan dukungan politik kepada Jokowi-Ma’ruf Amin bukanlah keputusan pribadi Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra, tetapi keputusan mayoritas Rapat Pleno DPP PBB tanggal 19 Januari 2019,” kata Yusril. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.