Kamis, 9 Desember 21

Novanto Minta Izin Jokowi Masukkan Luhut dalam DPP Golkar

Novanto Minta Izin Jokowi Masukkan Luhut dalam DPP Golkar

‎Jakarta, Obsessionnews – Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto telah mengumumkan susunan pengurus baru Partai Golkar periode 2016-2019 di Gedung DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (30/5/2016).

Novanto mengaku kepengurusan yang baru ini sudah mengakomodir semua pihak. Salah satunya ada nama Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan yang menjabat sebagai anggota Dewan Kehormatan Partai Golkar.

Politisi Partai Golkar Aly Yahya saat ditemui, mengatakan tidak gampang untuk bisa memasukkan Luhut dalam kepengurusan. Menurutnya, Novanto sempat meminta izin dulu kepada Presiden Joko Widodo.

“Pak Luhut masuk itu seizin Presiden. Kalau nggak, nggak boleh,” katanya kepada Obsessionnews.

Aly yang menjabat sebagai Ketua Bidang Kerohanian mengatakan, izin kepada Presiden harus disampaikan. Sebab, Luhut saat ini masih menjabat sebagai menteri. Jokowi sendiri pernah meminta pembantunya melepaskan jabatan di partai.

“Ya kan nggak boleh, jadi harus izin dulu,” katanya.

Sementara, di lain tempat Luhut menyatakan menolak masuk dalam kepengurusan Golkar sebagai anggota Dewan Kehormatan. Ia menilai jabatan itu tidak tepat diberikan, karena Presiden Jokowi melarang masuk kepengurusan partai.

“Saya lapor ke Presiden, mestinya saya eloknya nggak jabat di situ,” katanya di Istana Negara, Senin.

Luhut juga mengaku baru mengatahui dirinya masuk dalam kepengurusan, setelah ada pengumuman dari formatur, Senin siang ini. Novanto bersama Tim Formatur kata dia, tidak pernah mengkomunikasikan soal pengurus baru.

Selain Luhut, ada tokoh senior Partai Golkar yang menjabat sebagai Dewan Kehormatan, yakni BJ Habibie sebagai Ketua, dan Akbar Tandjung Wakil Ketua. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.