Jumat, 29 Oktober 21

Nilai Investasi Pengembangan Pesawat R80 Rp 200 Miliar

Nilai Investasi Pengembangan Pesawat R80 Rp 200 Miliar
* Miniatur pesawat R80 yang dipajang di kediaman BJ Habibie.

Jakarta, Obsessionnews.com – Presiden ketiga RI  BJ Habibie bersama putranya, Ilham Habibie, tengah merancang pesawat R80 dengan melibatkan para ahli industri dirgantara nasional maupun internasional.

Presiden Direktur PT Regio Aviasi Industri (RAI) Agung Nugroho mengatakan, pembuatan prototipe atau purwarupa ditargetkan akan dimulai pada tahun 2019 mendatang dengan nilai investasi sebesar Rp 200 miliar. Dan pihaknya akan membutuhkan sedikitnya 1.000 tenaga kerja.

“Kami perkirakan untuk R80 sekitar 1.000 engineer,” ujar Agung saat konfrensi pers di kediaman BJ Habibie, Patra Kuningan, Jakarta, Kamis (28/9/2017).

Untuk sisi pendanaan, pihanya akan menggunakan beberapa skema, salah satunya fasilutas dari pemerintah yakni skema pembiayaan investasi non-anggaran pemerintah atau (PINA) hinga melakukan penggalangan dana melalui situs crowdfunding.

Menurutnya, dalam pengembangan Pesawat R80 pihaknya akan lebih melibatkan sumber daya manusia lokal ketimbang asing. Ini untuk menandakan bahwa proyek ini merupakan tanda dari kebangkitan industri dirgantara Nasional.

“Kami akan buat belajar bersama, kalau sekarang ini banyak orang-orang engineer udah pada pensiun, ya juga menggunakan tenaga ahli dari luar, tapi presentasenya kecil. Sebanyak mungkin tenaga baru dari Indonesia,” jelas Agung.

Seperti diktehui, PT Regio Aviasi Industri (RAI) yang merupakan perusahaan bentukan BJ Habibie bersama dengan  Ilham Habibie telah menjalin kerja sama dengan situs penggalangan dana melalui internet atau crowdfunding yakni Kitabisa.com.

Berdasarkan data Kitabisa.com per Kamis (28/9/2017) untuk sementara sudah ada 1.704 donatur yang ikut memberikan donasinya dengan jumlah dana yang terkumpul mencapai Rp 499.264.387.

Hingga saat ini sudah ada beberapa maskapai dalam negeri yang menyatakan minatnya untuk menggunakan pesawat R80 rancamgan BJ Habibie. Adapun maskapai tersebut, antara lain Kalstar, Nam Air, Trigana Air, dan Aviastar dengan total 155 unit. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.