Minggu, 29 Mei 22

Ngeri! Letusan Gunung Tonga seperti 1.000 Bom Hiroshima

Ngeri! Letusan Gunung Tonga seperti 1.000 Bom Hiroshima
* Letusan Gunung Tonga. (Foto: TTI)

Letusan Gunung Hunga Tonga-Hunga Ha’apai di Tonga menjadi salah satu letusan gunung api yang besar. Bahkan, menciptakan gelombang tsunami yang menjangkau hingga bibir pantai Amerika Serikat (AS) dan Jepang yang letaknya ribuan kilometer.

Ilmuwan pemenang hadiah Nobel dan Wakil Rektor Universitas Nasional Australia Brian Schmidt dan rekannya, Prof Richard Aculus, mencoba memberi pendapatnya soal ini. Ia mengatakan bahwa letusan ini sebanding dengan kekuatan 1.000 bom atom yang pernah dijatuhkan di Hiroshima tahun 1945, ketika Perang Dunia II terjadi.

“Energi ledakannya kemungkinan akan menjadi urutan bom nuklir terbesar yang pernah dibuat, setara dengan 1000 bom Hiroshima,” ujar kedua ahli itu dalam kanal opini yang disajikan media Australia, Sydney Morning Herald, Senin (17/1/2022).

Meski begitu, mereka menyimpulkan bahwa letusan Hunga Tonga-Hunga Ha’apai belum sebanding dengan letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883. Letusan itu, menurut mereka, setara dengan bom nuklir 200 megaton. “Gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha’apai mungkin tidak menandingi Krakatau,” tambahnya.

Hingga saat ini, aktivitas vulkanik masih terus terjadi di Hunga Tonga-Hunga Ha’apai. Bahkan, gunung itu pada hari ini kembali dilaporkan meletus kembali dan menimbulkan gelombang besar.

Gunung Hunga Tonga-Hunga Ha’apai merupakan gunung berapi bawah laut yang baru muncul ke permukaan pada tahun 2009 silam. Gunung dengan tinggi 114 meter itu terletak sekitar 30 km Selatan gunung berapi bawah laut Fonuafoʻou dan 65 km Utara dari Tongatapu, pulau utama Tonga.

Sebelum letusan kali ini, letusan besar terjadi pada tahun 2009 dan 2014-2015. Pada letusan 2014-2015, dilaporkan asap bahkan membumbung tinggi dari bawah laut. Ini menandakan bahwa aktivitas vulkanik masih terjadi di dasar laut meski puncak gunung itu sudah terlihat di permukaan.

Sementara itu, Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) menyebut ada 80.000 orang terdampak akibat rangkaian letusan besar kali ini. Raja Tonga juga telah dievakuasi.

Tsunami Tonga Capai AS & Jepang
Letusan gunung berapi besar di Tonga memicu kerusakan signifikan di negara itu. Ibu kota Nuku’alofa tak hanya tertutup debu tapi juga diterjang tsunami setinggi 1,2 meter.

Gunung Hunga Tonga-Hunga Ha’apai meletus dahsyat Sabtu (15/1/2022). Ini juga memicu tsunami di garis pantai Pasifik, bahkan hingga Jepang ke Amerika Serikat (AS).

Mengutip AFP gelombang sekitar 1,2 meter melanda sepanjang pantai Pasifik Jepang, tepatnya di pulau selatan terpencil, Amami Oshima. Pantai timur Hokkaido serta wilayah barat daya Kochi dan Wakayama juga dilanda tsunami setinggi 0,9 meter.

Pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan tsunami. Penyiar NHK juga meminta warga untuk berlindung ke wilayah lebih tinggi.

Letusan tersebut juga memicu gelombang setinggi 1,74 meter di Chanaral, Chile. Padahal wilayah ini, lebih dari 10.000 kilometer jauhnya.

Gelombang yang lebih kecil juga terlihat di sepanjang pantai Pasifik dari Alaska, AS ke Meksiko. Di kota Santa Cruz, California, banjir juga terjadi akibat gelombang pasang yang ditimbulkan oleh tsunami,

Mengutip Reuters, pihak berwenang mengatakan dua wanita tenggelam di pantai di Peru utara karena “gelombang anomali” yang disebabkan oleh letusan. Puluhan orang juga disebut membutuhkan penyelamatan dari banjir di selatan negara itu.  (CNBC/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.