Rabu, 8 Februari 23

Neymar Akui Juventus Lawan Paling Sulit

Neymar Akui Juventus Lawan Paling Sulit

Barcelona – Penyerang Barcelona Neymar mengklaim duel final Liga Champions versus Juventus akan menjadi pertandingan tersulit klub Catalan.

Neymar mengajak rekan setim memberikan penampilan terbaik kala jumpa Juventus di Berlin akhir pekan ini.

Juventus sedang bereuforia menyusul sukses mereka mengunci Scudetto untuk keempat kali secara beruntun dan Coppa Italia, serta berpotensi menambah trofi andai mampu membekuk Barcelona di Berlin, 6 Juni mendatang.

Neymar pun sadar dengan kekuatan pasukan Massimiliano Allegri dan menyerukan rekan setimnya untuk mengeluarkan kemampuan terbaik demi mewujudkan ambisi menorehkan La Quinta.

“Kami tahu Juventus. Mereka tim hebat dan tidak mencapai final karena kebetulan. Ini akan jadi laga sulit dan kami harus berada dalam kondisi terbaik,” urai Neymar.

“Saya pikir duel melawan Juventus akan jadi yang tersulit musim ini. Saya ingin mencatat sejarah dan kami sangat dekat.

Trisula lini depan Blaugrana yang diisi Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar diklaim sebagai barisan penyerang terbaik saat ini, namun penyerang Brasil enggan jemawa.

“Saya tidak tahu jika trio dengan Lionel Messi dan Luis Suarez adalah penyerang terkuat dalam sejarah, tapi kami membuat sejarah dan ini sebuah kehormatan,” pungkasnya.

Alberto Zaccheroni. (goal.com)
Alberto Zaccheroni. (goal.com)

Juventus Bisa Kendalikan Barcelona
Mantan pelatih AC Milan Alberto Zaccheroni menyatakan Juventus bakalan bisa mengatasi tekanan dari raksasa La Liga Spanyol Barcelona ketika keduanya bentrok di babak puncak Liga Champions.

Alberto Zaccheroni menilai Barcelona akan diperlakukan sebagai tim yang gagal jika hanya menjadi runner-up di Liga Champions.

Bianconerri dan Los Blaugrana akan beradu nasib satu sama lain demi mengamankan status treble winners 2015/16. Keduanya akan bentrok pada akhir pekan ini di Berlin.

Zaccheroni tak melihat pasukan Massimiliano Allegri dalam kondisi gerogi mengahdapi laskar Luis Enrique. Dalam pandangannya, peluang Juve mengatasi Barca sangat terbuka lebar.

“Juve memiliki peluang 40 sampai 50 persen untuk melakukan itu,” ujar mantan manajer Jepang itu kepada Sky Sport Italia.

“Secara tingkat psikologis, Bianconerri tampak sedang dalam kondisi yang lebih baik, karena mereka mencapai ini di luar dugaan kebanyakan orang.”

“Bermain menghadapi Barcelona selalu memberi energi ekstra kepada setiap lawan. Jika Barca kalah, mereka akan diperlakukan seolah itu sebagai sebuah kegagalan. Mereka merasa wajib untuk menang dan mencapai final dengan tekanan dan tensi yang amat sangat tinggi.”

“Cara untuk menghentikan Barcelona adalah menguasai jalur suplai mereka. Ini bukan lagi tim tiki-taka, karena Luis Enrique menambahkan beberapa mentalitas Italia dalam kultur sepakbolanya.”

“Max Allegri memiliki skuat yang solid, yang dalam bentuk terbaik. Dia harus fokus pada barisan gelandang, yang merupakan salah satu yang terkuat di dunia.”

“Juve polesan Allegri lebih baik dalam beradaptasi dari berbagai situasi ketimbang Juve polesan Antonio Conte,” pungkas Zaccheroni. (goal.com)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.