Sabtu, 4 Desember 21

Netizen: Ahok Jangan Mau Diperbudak Partai!

Netizen: Ahok Jangan Mau Diperbudak Partai!
* Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (Foto: Edwin Budiarso)

Jakarta, Obsessionnews – Kalangan netizen terbelah menjadi dua kubu dalam memberikan dukungan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk maju di Pilkada DKI 2017. Ada yang menginginkan Ahok maju melalui jalur independen, ada pula yang menghendakinya maju lewat jalur partai. (Baca: Semakin Kuat Desakan Ahok Maju Lewat Jalur Independen)

Setelah hengkang dari Partai Gerindra tahun 2014 Ahok tidak menjadi kader partai manapun. Sejak tahun lalu ia mengutarakan keinginannya maju kembali di Pilkada 2017 melalui jalur independen. Untuk itu dia membutuhkan dukungan sejuta fotokopi kartu tanda penduduk (KTP). (Baca: Ormas Tommy Soeharto Nilai Ahok Tak Terbendung di Pilkada DKI)

Keinginannya itu langsung direspons oleh para pendukungnya yang tergabung dalam komunitas Teman Ahok. Sejak Juni 2015 Teman Ahok bermanuver mengumpulkan KTP. Hingga Jumat (4/3/2016) telah terkumpul 767.161 KTP. (Baca: Jakarta Butuh Sosok Pemberani Seperti Ahok)

Niat Ahok untuk ikut bertarung di Pilkada DKI 2017 juga mendapat dukungan dari Partai Nasdem. Partai pimpinan Suya Paloh secara resmi mendeklarasikan dukungannya terhadap Ahok tanpa syarat, Jumat (12/3). Artinya, Nasdem mempersilakan Ahok maju lewat jalur independen, dan Nasdem membantu Teman Ahok mempercepat pengumpulan sejuta KTP. (Baca: Duet Ahok-Samad Bikin Ngeri Koruptor)

Selain Nasdem, partai lain yang ingin mengusung adalah PDI-P, yang merupakan pemenang Pemilu 2014 di DKI. Berbeda dengan Nasdem, dukungan PDI-P pakai syarat. Menurut Ahok, PDI-P mau mendukungnya tapi tidak mau mendukung Teman Ahok. PDI-P menginginkan Ahok maju lewat jalur partai. Ahok belum memutuskan menerima atau menolak pinangan PDI-P. (Baca: Dukungan Untuk Ahmad (Ahok-Samad) Terus Mengalir dari Netizen)

Hingga kini mantan Bupati Belitung Timur ini belum memutuskan apakah akan maju lewat jalur independen seperti rencana semula ataukah maju lewat jalur partai.

Namun, tentunya Ahok mencermati semakin menguatnya desakan dari berbagai elemen masyarakat agar dia maju lewat jalur independen.

Berikut ini komentar sejumlah netizen di beberapa grup diskusi media sosial Facebook yang dipantau Obsessionnews.com dalam dua hari terakhir:

Andi Jemblung: Yaa j Ngan mau di perbudak partai.

Agus Susanto: Mayoritas Suara Warga DKI = AHOK Independen !!!

 Edo Riang Gembira:   Yaa. Gooooddd … gak jaman nya transaksional sama orang partaip …artai … mereka cuma mengendapngendap mau maling uang rakyat

Yoga Widyanto: iya Hok, MAJU TERUS! lihat aje tuh belum ape2 udeh ingetin aHok spy ikutin Peraturan mereka padahal MASUK Partainya aja belum! ! ! KEBANGETAN deh!

Alif E Muhammad: Maju jalur independen paling oke punya ha ya.

Noerdjanah Prodjosuyitno: Maju terus AHOK lawan2 kamu udah mulai keder lho.

UD Tresna Jaya: Okey jalur independen, tapi jgn menghiraukan loyalitas partai.

Christian Ketaren: Mau tempuh jalur mana aja Kok A H O K pasti Menang lah !!!

Indah Hidayat: Ya…independen pak, partai2 tdk bisa dipercaya…kecuali nasdem.

Ellen Rixhard New: INDEPENDEN LEBIH BAIK BIAR GA ADA BEBAAAAAN PAK, YAKINLAH TUHAN PASTI BERJENAN.

Koyo Oygabsi Putranto Heri: Supaya tidak ada hutang politik ke partai.

Wan Yohan Wahyudi: Saran sy AHOK ikut jalur partai …. PDIP , NASDEM , dan partai lain yg may dukung , ditopang Sama TEMAN AHOK ud pasti sing Ada lawan ……….. 1000% pasti jadi Gubernur lagi. Salam dua periode. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.