Sabtu, 23 Oktober 21

Neneng Serukan Anggota DPR Jangan Jadi Selebriti

Neneng Serukan Anggota DPR Jangan Jadi Selebriti

Jakarta – Rancangan Peraturan DPR RI pasal 12 ayat (2) tentang Kode Etik berbunyi, “Anggota dilarang terlibat dalam iklan, film, sinetron, dan/atau kegiatan seni lainnya yang bersifat komersial, khususnya yang merendahkan wibawa dan martabat anggota.”

Menurut Ketua Umum Laskar Merah Putih, Neneng A Tuty SH, peraturan DPR RI yang masih dalam rancangan itu nantinya akan menuai pro dan kontra. Namun, menurut dia, sebaiknya para anggota parlemen harus maksimal melayani masyaraka karena mereka merupakan wakil rakyat yang dibayar dengan duit rakyat.

“Artis itu kan seniman, kalau menjadi seniman, seniman saja, kalau mau menjadi politisi, ya, jadi politisi saja, karena nanti program yang akan dicanangkan tidak pernah akan fokus dan nggak bisa mengurusi rakyat, ” tutur Neneng yang juga mantan artis di era 80-an kepada Obsessionnews.com lewat telepos selulernya, Kamis (29/1).

Neneng-

Neneng menegaskan, anggota parlemen mestinya mengurusin masyarakat. Sebab, apa jadinya kalau politisi yang dari kalangan selebriti masih juga merangkap bekerja sebagai pekerja entertaiment.

“Kayak dulu aja, ketika di zaman Presiden Soeharto, nggak boleh politisi merangkap kerjaannya sebagai selebriti, begitu juga sebaliknya seperti Rhoma Irama, dari dulu konsen menjadi seniman,” ungkapnya.

Mengenai kabar bahwa Artis penyanyi yang juga Anggota DPR RI Anang Hermansyah dari Fraksi PAN merasa keberatan dengan Rancangan peraturan tersebut, Neneng mengatakan itu sah-sah saja. Namun, jangan sampai melupakan tugas utamanya sebagai wakil rakyat.

“Misalkan menjalankan program pertanian, kalau pikirannya bercabang-cabang, nanti hasilnya kan nggak maksimal,” tutupnya. (Popi Rahim)

Related posts