Kamis, 27 Januari 22

Nenek Penjual Bubur Berangkat Haji Dari Hasil Menabung Rp.10.000 Tiap Hari

Nenek Penjual Bubur Berangkat Haji Dari Hasil Menabung Rp.10.000 Tiap Hari

Gresik, Obsessionnews.com – Kisah tukang bubur yang naik haji, rupanya, tak hanya terjadi di sinetron yang ditayangkan sebuah televisi swasta nasional. Kisah tersebut juga terjadi di dunia nyata.

Adalah Nawati (60), seorang nenek satu cucu ini berkesempatan untuk ibadah ke tanah suci Mekkah bersama rombongannya di kloter 39 yang berangkat esok, Rabu (24/8/2016). Warga Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Gresik tersebut dapat berangkan untuk menunaikan rukun Islam ke-5 setelah menabung Rp10.000 setiap hari dari hasil menjual bubur.

Keinginan Mak Ti, demikian biasanya ia disapa, untuk berhaji telah dimiliki sejak 10 tahun silam. Sejak itu, Mak Ti yang telah berjualan bubur lebih dari 45 tahun itu pun tekun menabung dengan menyisihkan penghasilan menjual bubur.

“Nabung sudah hampir 10 tahun ini. Saya usahakan tiap hari nabung Rp10.000, itu pun kalau ada lebih. Tapi kalau tidak ada ya tidak menabung,” kata Mak Ti sambil tersenyum, Senin (22/8/2016).

Ditilik dari usianya yang sudah 60 tahun, Mak Ti telah berjualan bubur sejak usia 15 tahun. Pahit getir sebagai penjual bubur pun telah dirasakannya, termasuk harus keliling kampung untuk menjajakan bubur.

“Dulu, kalau tidak habis, bubur dijual keliling kampung. Tapi sekarang tetap di Pasar Cerme sampai habis,” kata Mak Ti.

Perjuangan Mak Ti menunaikan ibadah haji sempat membuat para tetangganya kaget. Pasalnya, Mak Ti selama ini tidak pernah woro-woro soal keberangkatannya ke tanah suci.

Tapi kini, tetangga-tetangga Mak Ti justru bangga dan justru ingin meniru Mak Ti yang rajin menabung dan bekerja keras untuk beribadah haji.

“Kami bangga melihat Mak Ti. Hal ini menjadi penyemangat bagi kami bahwa siapapun yang punya niat dan berusaha pasti akan dikabulkan Allah,” kata Najik, salah seorang tetangga Mak Ti. (Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.