Kamis, 26 Mei 22

Nasir Tagih PT DI Selesaikan Pesawat Habibie

Nasir Tagih PT DI  Selesaikan Pesawat Habibie
* Menristekdikti Mohamad Nasir.

Bandung, Obsessionnews.com – Menristekdikti Mohamad Nasir menagih PT DI (Dirgantara Indonesia) untuk menuntaskan pembuatan pesawat rintisan pendahulunya, BJ. Habibie, yakni N219. Rangkaian tes untuk sertifikasi ditargetkan selesai tahun 2017.

Demikian disampaikan oleh Nasir saat berkunjung ke PT DI di Bandung, Jawa Barat, Senin (8/8/2016), seperti dilaporkan laman ristekdikti.go.id.

Proses pembuatan pesawat N 219 ini melibatkan 7000 part yang dipasok industri dalam negeri. Dalam pertemuan ini juga dihadiri calon pembeli pesawat N219.

baca juga:

Pesawat Tenaga Surya Berhasil Kelilingi Dunia

Menteri Susi Ajukan Rp900 M untuk Beli Pesawat Patroli Laut

Kuasai Teknologi Bisa Menang Pertarungan

Kemenrisetdikti Perkuat Riset Padi dan Sapi Wujudkan Ketahanan Pangan

“Indonesia jangan hanya menjadi sejarah pernah membuat pesawat pada 21 tahun silam, kita harus jadi produsen yang mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, untuk transportasi dari kota ke kota, kalau kita hanya mengandalkan dari jalan darat saya rasa akan sulit kedepannya, karena ini berhubungan dengan waktu dan jarak tempuh,” tambah Nasir dengan semangat.

Menteri Nasir menjelaskan ada beberapa keunggulan pesawat kita dari pada kompetitor yaitu pada fitur, durability, dan harganya. Diharapkan proses after service jangan menjadi problem kepada pengguna, produksi sparepart harus tersedia dalam rangka memenuhi kebutuhan after service nantinya.

Pertemuan yang dihadiri oleh Direktur Teknologi dan Pengembangan PT DI Andi Alisjahbana, Direktur Produksi PT DI Arie Wibowo, Dirjen Belmawa Intan Ahmad, Dirjen Penguatan Inovasi Jumain Appe, dan Dirjen Riset dan Pengembangan Muhammad Dimyati ditutup dengan dicobanya Simulator N 219 oleh Menristekdikti. @reza_indrayana

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.