Rabu, 8 April 20

Nasihat Gus Miftah ke Deddy Corbuzier Tentang Iman

Nasihat Gus Miftah ke Deddy Corbuzier Tentang Iman
* Gus Miftah bersama Deddy Corbuzier. (Foto; Trans 7)

Jakarta, Obsessionnews.com – Setelah masuk Islam, presenter Deddy Corbuzier selalu menjadikan Gus Miftah sebagai teman diskusi untuk membahas berbagai macam hal menyangkut dengan ajaran agama Islam. Salah satunya adalah pembahasan persoalan iman dalam diri manusia.

 

Baca juga:

Gus Miftah Pusing Selalu Ditanya Deddy Corbuzier Sudah Sunat Belum? Ini Jawabannya

Deddy Corbuzier Sah Masuk Islam Disaksikan Kapolda DIY

Gus Miftah Pastikan Prosesi Pembacaan Syahadat Deddy Corbuzier di TV Batal

 

Dalam video yang diunggah dalam akun instagram @gusmiftah, Senin (8/7),  kedua sahabat ini terlihat tengah berdiskusi soal iman. Awalnya Deddy bertanya tentang bagaimana caranya menjaga iman agar keyakinanya dalam beragama tidak goyah.

Anyway kita akan bicara tentang bagaimana menjaga iman,” kata Deddy.

Menjawab itu, Gus Miftah mengatakan, bahwa keberlangsungan iman manusia itu yang bisa menjamin hanya Allah. Namun manusia tetap diminta untuk berikhtiar menjaga iman agar tidak goyah dengan selalu berusaha menjalakan perintah-Nya dan menjauhi apa yang dilarang.

“Kan gini bro, bener gue yang menuntun lu syahadat. Tapi keberlangsungan iman lu itu yang bisa menjamin hanya Allah,” katanya.

Sebab kata Gus Miftah, iman adalah harta satu-satunya yang paling berharga yang dimiliki seorang Muslim. Bahkan setan kata dia, tidak akan mencuri harta benda yang dimiliki manusia. Setan hanya akan mencuri iman dalam hati manusia, sehingga manusia masuk dalam golongannya.

“Saya sering bilang bahwa musuh utama dalam diri kita adalah setan. Dan setan tidak pernah berkeinginan mencuri rumahmu, mobilmu, sertifikat tanahmu, emasmu, tapi setan selalu berkeinginan dan berusaha mencuri imanmu, karena Apa? Karena iman adalah satu-satunya harta paling berharga dalam diri seorang Muslim,” ujar Gus Miftah

Untuk itu, Gus Miftah mengajak kepada Deddy untuk selalu berdoa agar kelak Allah selalu menjaga imannya sampai ajal menjemput. “Makanya kita berdoa kepada Allah kita tidak dimatikan kecuali dalam keadaan beriman kepada Allah,” tandas Gus Miftah. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.