Senin, 1 Juni 20

Narapidana Melebihi Kapasitas di Sejumlah Lapas, Berisiko Percepat Penyebaran Covid-19

Narapidana Melebihi Kapasitas di Sejumlah Lapas, Berisiko Percepat Penyebaran Covid-19
* Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: FB Jokowi)

Jakarta, Obsessionnews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui warga binaan lembaga pemasyarakatan (lapas) saat ini melebihi kapasitas di sejumlah lapas yang ada. Hal ini sangat berisiko mempercepat penyebaran Covid-19. Karena itulah pemerintah setuju untuk memberikan pembebasan bersyarat sejumlah narapidana tindak pidana umum.

“Pembebasan secara bersyarat ini semata-mata dimaksudkan untuk menghambat atau memutus rantai penyebaran Covid-19 di lembaga-lembaga pemasyarakatan. Tetapi tidak dibebaskan begitu saja, ada syarat, kriteria, dan pengawasannya. Dan ini juga dilaksanakan di negara-negara lain seperti Iran dan Brazil,” tulis Jokowi di akun Facebooknya, Senin (6/4/2020).

Bagaimana dengan narapidana tindak pidana korupsi?

Jokowi menjawab tegas: tidak.

Menurutnya, pembebasan secara bersyarat ini tidak berlaku untuk koruptor. Dibicarakan dalam rapat pun tidak pernah. Sekali lagi hanya untuk narapidana tindak pidana umum.

Jokowi menjelaskan, pemerintah sama sekali tidak memiliki wacana untuk merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 mengenai Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, utamanya yang mengatur soal pembebasan narapidana tindak pidana korupsi. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.