Sabtu, 31 Oktober 20

Napi yang Dibebaskan Banyak yang Berulah, Menkumham Sebut Angkanya Masih Rendah

Napi yang Dibebaskan Banyak yang Berulah, Menkumham Sebut Angkanya Masih Rendah
* Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly. (Foto: SuarId)

Jakarta, Obsessionnews.com – Setidaknya ada 30.000 ribu lebih narapidana (napi) yang dibebaskan dengan alasan untuk mencegah penyebaran corona. Namun, belakangan ini para narapidana yang dibebaskan itu malah berulah. Mereka banyak yang melakukan aksi kejahatan, sehingga membuat resah masyarakat.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly pun meminta seluruh jajarannya agar bisa meningkatkan koordinasi dengan kepolisian terkait narapidana yang dibebaskan kembali melakukan tindak pidana lagi. Yasonna meminta ke pihak kepolisian agar napi itu segera dipenjara lagi.

“Saya harapkan seluruh Kakanwil dan Kadivpas berkoordinasi dengan para Kapolda di seluruh daerahnya, agar warga binaan pemasyarakatan yang mengulangi tindak pidana setelah mendapatkan asimilasi dan integrasi untuk segera dikembalikan ke lembaga pemasyarakatan usai menjalani BAP di kepolisian. Agar yang bersangkutan langsung menjalani pidananya,” kata Yasonna dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Senin (20/4/2020).

Hal ini disampaikan oleh Yasonna saat memberikan pengarahan secara online terhadap semua Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) dan Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kementerian Hukum dan HAM. Selain itu, Yasonna meminta jajarannya melengkapi segala administrasi para napi yang dibebaskan karena virus Corona.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.