Senin, 23 Mei 22

Naif, Aksi Damai Bela Islam Dianggap Makar!

Naif, Aksi Damai Bela Islam Dianggap Makar!
* Ketua Umum Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII).

Jakarta, Obsessionnews.com – Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) menilai rencana Aksi Bela Islam III adalah bentuk kepedulian umat Islam terhadap tegaknya nilai-nilai keadilan, kesejajaran, kemanusiaan dan kepedulian terhadap tegaknya panji NKRI.

“Oleh karenanya sangat naif jika ada pejabat atau siapa pun yang menganggap rencana aksi tersebut adalah makar atau ingin meruntuhkan NKRI. Ingat, sejak jaman penjajahan hingga detik ini, umat Islam selalu berada di garda depan dalam menjaga keutuhan NKRI dari rongrongan apapun termasuk PKI,” tegas Ketum KB PII Nasrullah, Rabu (23/11/2016).

Sehubungan dengan rencana Aksi Bela Islam 3 dan muncul isu makar dalam aksi tersebut, menurut Nasrullah, sudah selayaknya bagi seluruh komponen anak bangsa untuk introspeksi dan menahan diri dari ucapan, tindakan dan sikap yang tidak cerdas dan provokatif.

“Bahwa langkah tanggap pemerintah dalam hal ini TNI/Polri untuk mencegah adanya kelompok lain yang akan menunggangi Aksi Damai Umat Islam 212, perlu kita apresiasi sebagai upaya preventif dan rasa cintanya kepada umat Islam. Namun hendaknya gunakanlah kalimat dan pilihan kata yang pas, tepat dan cerdas dalam berucap, apalagi sebagai pejabat publik,” tuturnya.

Ia mengingatkan, penggunaan kata ‘makar’ bisa menimbulkan persepsi yang beragam, bahkan bisa dilakukan oleh siapa saja, bukan hanya rakyat tapi juga seorang pejabat sekalipun.

“Bagi segenap umat Islam yang akan menyampaikan hak pendapatnya pada 2 Desember 2016, maka sampaikanlah dengan santun dan damai. Tugas TNI/Polri adalah mengawal aksi damai umat Islam dengan senyum keramahan dan senyum kesejukan,” harapnya. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.