Jumat, 13 Desember 19

Nabilah Afifah O’Brien Sukses Bawa Cheona Diminati Kaum Hawa

Nabilah Afifah O’Brien Sukses Bawa Cheona Diminati Kaum Hawa
* Owner Cheona Nabilah Afifah O’Brien. (Foto: Fikar/Women’s Obsession)

DI USIA yang masih muda Nabilah Afifah O’Brien  telah merasakan asam garam menjadi seorang pengusaha. Mendirikan perusahaan skincare berlabel Cheona, perempuan berusia 24 tahun ini tidak ingin menjalankan bisnisnya setengah-setengah. Dia selalu mendedikasikan diri untuk usaha yang dirintisnya dari nol ini. Berbisnis menggunakan hati, Nabilah sukses membawa Cheona diminati kaum Hawa, meskipun brand ini terbilang masih baru.

Memiliki hobi berjualan sejak lama, melalui Cheona perempuan yang hobi traveling ini juga bercita-cita ingin membuka lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya.

Nabilah mengatakan, ia tidak bisa dan tidak suka menggunakan make up. Ia percaya kesehatan kulit adalah yang utama. Awalnya dia hanya sharing dengan followers-nya dan banyak yang bertanya produk apa saja yang digunakannya untuk perawatan wajah.

“Sejak remaja saya memang rajin menggunakan bahan-bahan alami untuk merawat wajah dan tubuh dengan racikan turun-temurun dari nenek hingga ibu saya. Hal tersebut menginspirasi saya untuk berbagi rahasia perawatan wajah. Dengan cara meracik dan membuat formula yang lebih terstandarisasi bekerja sama dengan seorang apoteker. Salah satu kandungan yang saya gunakan adalah beras, karena memang manfaatnya sangat bagus untuk kulit wajah,” kata Nabilah seperti dikutip obsessionnews.com dari Majalah Women’s Obsession.

Cheona merupakan rebranding dari merek pertamanya, yaitu Chenoa. Nama Cheona bermakna gods blessing dan positive journey.

“Nama tersebut merupakan sebuah doa untuk keberlangsungan usaha ini,” jelasnya.

Nabilah mengungkapkan, salah satu tantangan selama membangun Cheona adalah bisa memenuhi permintaan pasar yang sangat besar. Tidak hanya terbatas pada kuota produksi di pabrik, tapi juga website yang kerap kali mengalami down, karena permintaan membludak. Termasuk aplikasi yang dibuat sendiri dan aplikasi yang bekerja sama dengan pihak luar. Hal tersebut terjadi karena pernah dalam satu waktu open order yang masuk itu hingga puluhan ribu pesanan. Tantangan yang kedua adalah membuat kemasan yang tentunya ramah lingkungan.

Dari awal Cheona dibangun Nabilah murni menggunakan tenaga dan pikirannya sepenuhnya untuk para customer Cheona yang selama ini dipanggilnya dengan sebutan  Che Babies. Ia tidak menggunakan reseller, karena untuk menjaga mutu produk itu sendiri dan personal touch kepada Che Babies’merupakan hal utama baginya.

“Saya mempunyai prinsip harus bisa berinteraksi langsung dengan mereka dan kehangatan itulah yang perlu terus saya bina,” tandasnya.

Nabilah tidak mau bisnis ini berhenti di titik ini saja dengan hanya menjadi online shop. Dia berobsesi ingin memiliki store sendiri, sehingga membuka lapangan pekerjaan baru.

“Selain itu saya juga mau membuat bisnis ini menjadi ramah lingkungan di semua lini, sehingga mengurangi pencemaran lingkungan di sekitar kita,” tegasnya. (indah/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.