Sabtu, 16 November 19

Nabi Muhammad Ubah Umat dari Utamakan Kepentingan Diri Sendiri Jadi Kepentingan Bersama

Nabi Muhammad Ubah Umat dari Utamakan Kepentingan Diri Sendiri Jadi Kepentingan Bersama
* Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menggelar acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/11/2019). (Foto: setpres.setneg.go.id)

Jakarta, Obsessionnews.com – Nabi Muhammad SAW adalah manusia panutan yang mengubah umat dari mengutamakan kepentingan diri sendiri menjadi kepentingan bersama.

Demikian ditulis Presiden Joko Widodo (Jokowi) di akun Facebooknya, Sabtu (9/11/2019).

Semangat perubahan seperti yang dilakukan Rasulullah itu, tulisnya lagi, kita teladani dalam membangun Indonesia yang lebih baik, Indonesia yang maju.

Sebelumnya Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin menggelar acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/11).

Acara peringatan tersebut salah satunya diisi dengan uraian hikmah dengan tema “Meneladani Akhlak Rasulullah saw. untuk Indonesia Unggul dan Maju” yang disampaikan oleh Guru Besar UIN Walisongo Semarang Prof Dr H Abdul Djamil, MA.

Abdul Djamil dalam tausiahnya menjelaskan Nabi Muhammad selaku teladan umat mampu memimpin dan menjadikan umat untuk mengubah orientasi kepentingan diri sendiri menjadi kepentingan bersama. Teladan yang ditunjukkan Rasulullah tersebut menjadi ikon transformasional yang berkaitan dengan perkembangan peradaban dewasa ini yang menuntut kerja keras, inovasi, dan kreativitas untuk kemajuan dan keunggulan bangsa.

“Artikulasi tokoh sentral seperti Nabi Muhammad dapat dipandang sebagai ikon panutan dalam memimpin umat yang percaya diri di tengah-tengah tantangan,” ujarnya.

Rasulullah Tokoh Perubahan yang Luar Biasa

Senada dengan hal itu Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang memberikan sambutannya juga menjelaskan Rasulullah merupakan tokoh perubahan yang luar biasa dan mampu mengubah masyarakat di zamannya menjadi menjadi masyarakat yang memiliki semangat juang yang tinggi.

Ma’ruf menuturkan, perubahan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad tersebut ialah perubahan yang menyentuh manusianya di mana Rasulullah menanamkan perubahan akidah, cara berpikir, dan perilaku masyarakat.

“Semangat perubahan seperti yang dilakukan Rasulullah itulah yang ingin kita contoh dan teladani dalam rangka membangun Indonesia yang lebih baik. Mengubah Indonesia dari negara yang berpendapatan menengah menjadi negara yang berpendapatan tinggi, mengubah Indonesia menjadi Indonesia Maju,” tandasnya.

Indonesia maju ialah bergantung pada sumber daya manusianya. Maka itu pemerintah menjadikan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas dalam lima tahun mendatang.

“Mudah-mudahan semangat Rasulullah SAW akan memberikan inspirasi dan merupakan dorongan semangat dalam rangka kita membangun Indonesia ke depan,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam acara tersebut turut hadir sejumlah jajaran Kabinet Indonesia Maju, sejumlah pimpinan ormas Islam, hingga perwakilan negara sahabat. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.