Rabu, 25 Mei 22

NA Penuhi Panggilan Bawaslu Sumbar

NA Penuhi Panggilan Bawaslu Sumbar
* Cawagub Sumbar, Nasrul Abit (ditengah) bersama Ketua Tim Relawan IP-NA, Budi Syukur bersama Kuasa Hukum, Alinuhdin

Padang, Obsessionnews – Calon Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) nomor urut 2, Nasrul Abit Jum’at (18/12) memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumbar untuk mengklarifikasi atas kebenaran ijazah miliknya. Tim kuasa Hukum pasangan calon Gubernur/Wagub Sumbar nomor urut 1, Muslim Kasim (MK)-Fauzi Bahar (Fauzi) Rabu (16/12) melaporkan Nasrul Abit, karena mereka meragukan ijazah Nasrul Abit.

Nasrul Abit memenuhi panggilan Bawaslu Sumbar sekitar pukul 09:00 WIB. Ia membawa 15 saksi terdiri dari gurunya dan seangkatannya sewaktu sekolah dan di perguruan tinggi. Satu persatu ke 15 saksi dimintai keterangan oleh Bawaslu termasuk Nasrul Abit sendiri.

Nasrul Abit menjelaskan bahwa tidak ada masalah terhadap ijazah miliknya dan tidak palsu. Sebelum mencalon jadi Wagub Sumbar, ia sudah menjabat sebagai wabub dan Bupati Pesisir Selatan, masing-masing satu periode. Malah puluhan tahun ia sudah menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Jadi semua ijazah saya, itu sah dan aslinya saya bawa semuanya. Kalau masih ada yang meragukan keabsahan itu, saya rasa negara yang harus menjawab,” ujar Nasrul Abid diselesa-sela pemeriksaan di Bawaslu Sumbar (18/12).

Konsultan Pilkada DPP Partai Demokrat, Andi Nurpati didampingi Ketua Relawan Nasional Darmizal, calon Gubernur Sumbar Muslim Kasim dan kuasa hukum MK-Fauzi, Ibrani.
Konsultan Pilkada DPP Partai Demokrat, Andi Nurpati didampingi Ketua Relawan Nasional Darmizal, calon Gubernur Sumbar Muslim Kasim dan kuasa hukum MK-Fauzi, Ibrani.

Sementara itu, tim kuasa hukum MK-Fauzi pada Rabu (14/12) mendatangi Bawaslu Sumbar. Kuasa Hukum Ibrani bersama MK-Fauzi yang datang ke Bawaslu melaporkan IP-NA atas dugaan pelanggaran administrasi saat pendaftaran calon Gubernur/Wakil Gubernur Sumbar 2015 ke KPU Sumbar.

Konsultan Pilkada (Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Andi Nurpati mengatakan, pihaknya meragukan ijazah Nasrul Abit karena memiliki perbedaan nama mulai ijazah SD/ST hingga perguruan tinggi.

Ia menduga ada ijazah milik orang lain yang dipergunakan Nasrul Abit, karena indikasinya namanya berbeda.

“Ijazahnya asli. Indikasinya, itu bukan ijazah beliau karena namanya beda,” Andi Nurpati didampingi Ketua Relawan Nasional Darmizal, calon Gubernur Sumbar Muslim Kasim dan kuasa hukum MK-Fauzi, Ibrani. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.