Jumat, 2 Desember 22

Muslim Tionghoa, Akulturasi Sosial dan Religi Sejak Berabad Silam

Muslim Tionghoa, Akulturasi Sosial dan Religi Sejak Berabad Silam
* Serian Wijatno.  (Foto: dok. pribadi)

Pada 1740 terjadi pembantaian massal oleh pemerintah Belanda, salah satunya guna mencegah terjadinya konversi agama. Sebab, bagi pemerintah Belanda kala itu, hal tersebut menjadi kerugian besar. Meski begitu, karena konversi agama yang terjadi lebih banyak karena panggilan dan hidayah-Nya, aturan apa pun yang dibuat Pemerintah Hindia Belanda tidak menyurutkan warga Tionghoa untuk memeluk agama Islam.

Kelekatan warga Tionghoa dengan penduduk lokal melahirkan kesehatian, termasuk dalam perjuangan melawan kelompok kolonial. Banyak warga Tionghoa yang secara aktif ikut terlibat dalam berbagai gerakan anti kolonial dan keagamaan di tingkat lokal.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3 4 5 6 7

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.