Selasa, 26 Oktober 21

MK Putuskan Pemungutan Suara Ulang di Muna

MK Putuskan Pemungutan Suara Ulang di Muna

Jakarta, Obsessionnews – Setelah menanti perjuangan panjang pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) Muna, Sulawesi tenggara, akhirnya Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (25/2/2016), memutuskan harus dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dianggap bermasalah. MK menerima gugatan pasangan nomor urut satu yang diusung Partai Demokrat dan PDI-P Rusman Emba-Malik Ditu yang mengusung akronim ‘Rumah Kita’.

Tiga TPS yang di PSU yakni, TPS 4 Kelurahan Raha 1, TPS 4 Wamponiki 1, dan Kecamatan Marobo 1 TPS. Ketiga TPS tersebut menurut MK terbukti terdapat kecurangan diantara pencoblosan ganda atau lebih dari satu kali berdasarkan keterangan sakis-saksi pemohon pasangan Rusman Emba-Malik Ditu.

Meski demikian, Rusman Emba rendah hati mengatakan kepada Obsessionnews.com, kalau dirinya belum menang 100 persen. Sebab katanya, masih panjang pertarungan. “Ini baru putusan PSU masih panjang pertarungan. Pelaksanaan PSU juga akan terselenggara 30 hari, terhitung setelah bacaan putusan tadi. Kalau kepastian tanggal pelaksanaan PSU saya belum tahu,” tandasnya.

Kandidat nomor urut satu ini juga beharap pada pihak penyelenggara yang sebelumnya menjadi sumber permasalahan, agar bekerja pada tupoksinya saja. Begitupun pada instansi birokrasi tidak diharapkan pula untuk menampakan diri melakukan propaganda politik secara terang-terangan.

“Harapannya pihak penyelenggara yang menjadi sumber permasalahan sebaiknya bekerja pada porsinya saja. Birokrasi juga, khususnya para pejabat-pejabat jangan lha terlalu menampakan kepentingannya, karena regulasinya sudah mengatur,” imbaunya.

Rusman Emba2

Selain itu Rusman juga berharap masyarakat diberikan edukasi politik sesuai ketentuan demokrasi. Rusman tidak menginginkan suara masyarakat Muna dalam PSU nanti dibeli atau diintimidasi. “Saya juga berharap masyarakat jangan lagi diajari dengan cara-cara yang tidak demokratis, misalnya suaranya dibeli atau diancam-ancam,” tuturnya.

Lebih lanjut, Rusman mengimbau masyarakat Muna untuk mengawal secara bersama-sama PSU tiga tempat tadi, dengan menjunjung peraturan konstitusi. “Mari kita kawal Pilkada tiga PSU ini dengan cara baik sesuai dengan keputusan perundang-undangan. Mari kita laksanakan Pilkada ini dengan aman dan damai. Memilih pimpinan sesuai hati dan pikiran masyarakat demi bisa memberikan kebaikan pada masyarakat Muna nanti. Dan jangan memilih karena janji macam-macam itu,” tegasnya

Meski mengaku putusan PSU sudah sesuai dengan gugatan yang diajukan namun Rusman berharap putusan itu dapat diterima dan ditaati oleh para calon. “Marilah kita ikuti sesuai proses yang ada,” ajaknya. (Asma)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.