Minggu, 25 Agustus 19

Mulai Tergoda, Demokrat Pertimbangkan Gabung Koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin

Mulai Tergoda, Demokrat Pertimbangkan Gabung Koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin
* Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsuddin. (Foto: Merdeka.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsuddin menyambut baik ajakan untuk bergabunggabung bersama koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin. Apabila ajakan itu dilandaskan dengan niat yang baik, maka menurut Amir hal itu patut dipertimbangkan.

“Saya kira kalau ajakan itu didasari iktikad baik kalau dilakukan pada saat yang tepat, tentunya bukan hal yang buruk menurut saya, itu hal baik. Kalau ajakan dilandasi iktikad baik tentu kami merasa sangat terhormat untuk mempertimbangkannya,” kata Amir Syamsuddin, Sabtu (27/4/2019).

Amir menegaskan pihaknya akan mempertimbangkannya bila ajakan dilakukan pada waktu yang tepat, yakni setelah seluruh tahapan Pemilu serentak termasuk Pilpres 2019 selesai. Saat ini KPU masih melakukan pemungutan suara ulang, dan merekapitulasi suara masuk.

“Segala kemungkinan yang terbaik untuk bangsa dan negara selalu membuka jalan upaya-upaya terbaik yang dilakukan siapa saja,” tegas Amin.

Selain Demokrat, PAN juga tengah banyak dibicarakan akan merapat ke kubu pasangan 01 setelah sang ketum, Zulkifli Hasan tampak akrab berbincang dengan Presiden Jokowi di Istana yang notabene sebagai capres petahana. Perbincangan ini disebut membuka peluang satu koalisi.

Namun Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menegaskan PD dan partai Koalisi Adil-Makmur lainnya tetap solid. PD begitu juga PAN diyakini tetap akan setia bersama Koalisi Prabowo-Sandi.

“Sampai sejauh ini kami melihat koalisi-koalisi masih solid, baik PAN maupun Partai Demokrat,” ujar Direktur Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandi Sufmi Dasco Ahmad.

Meski begitu, Waketum Gerindra ini menyatakan pihaknya menghormati segala keputusan partai koalisi. Dasco percaya, setiap partai pasti akan memikirkan masak-masak pada setiap langkah yang diambil.

“Kami walaupun berharap partai-partai tersebut tetap solid di Komisi Adil-Makmur, tapi kami menghormati hak politik dari masing-masing partai. Tapi kami yakin dan percaya kedua partai tersebut masih memegang komitmen bersama kami di Koalisi Adil-Makmur,” ungkap Dasco.

Sebelumnya Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding menyebut peluang merapatnya Demokrat cukup besar. Alasannya, komunikasi Jokowi dengnan elite Demokrat termasuk Susilo Bambang Yudhoyono dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) cukup baik.

Karding menyebut memang saat ini proses rekapitulasi masih dilakukan, meski mayoritas hitung cepat lembaga survei memenangkan Jokowi-Ma’ruf. Namun kubu pasangan nomor urut 01 itu membuka pintu bagi koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang ingin merapat bersama koalisi Jokowi.

“Presiden Jokowi pada intinya menyambut baik komunikasi dan silaturahmi yang dilakukan elite-elite politik pasca-Pemilu 2019,” kata Karding. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.