Rabu, 1 Desember 21

Yusril Semula Tak berniat Jadi Ketum PBB Lagi

Yusril Semula Tak berniat Jadi Ketum PBB Lagi

Bogor, Obsessionnews – Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menyatakan siap menerima apapun keputusan hasil Muktamar IV PBB, kalaupun seandainya ia tidak terpilih sebagai ketua umum yang baru periode 2015-2020 menggantikan MS Kaban.

Menurut Yusril, ‎sejak awal dirinya memang tidak berniat untuk maju menjadi calon ketua umum. Namun, karena banyaknya desakan dari pengurus DPW dan DPC, ia tidak bisa monolaknya. Bagi Yusril dukungan itu adalah amanah yang harus dihargai dan diperjuangankan untuk kepentingan PBB.

“Siap! Saya katakan ini yang terakhir. Saya tidak mencari-cari jabatan atau kedudukan dalam partai ini. Tapi, kalau amanat diberikan, ya saya harus menjalankan amanat itu dengan segenap kemampuan yang saya miliki‎,” ujar Yusril di Royal Safari Garden, Cisarua, Bogor Sabtu (25/4/2015).

Bahkan, mantan Menteri Kehakiman dan HAM ini pun menyatakan akan tetap berada di PBB, kalau pada akhirnya dia tidak terpilih sebagai ketua umum. Menurutnya, selama ini PBB adalah partai yang sudah ikut memberikan ia jalan menjadi orang besar. Terlebih, Yusril adalah salah satu pendirinya.

‎”Ya tidak jadi masalah, jangan kan jadi ketua partai, saya tinggal selangkah lagi jadi presiden saja saya mundur. Saya kira itu tidak pernah terjadi pada orang lain,” jelasnya.

Selebihnya, Yusril menyerahkan sepenuhnya mekanisme pemilihan ketua umum ini kepada peserta yang memiliki hak suara. Sekali lagi, ia menegaskan apapun keputusan hasil Muktamar ia akan menerima dengan lapang dada.

Berdasarkan pantauan Obsessionnews, rapat pleno Muktamar yang sudah berlangsung dua hari ini berjalan dengan alot. Bahkan malam ini sidang komisi yang membahas AD/ART terpaksa deadlock. Para peserta muktamar ribut memperdebatkan pasal ‎12 yang mengatur syarat kepemimpinan.

Sebagian peserta ada, yang meminta agar AD‎/ART lebih memperjelas lagi bahwa syarat calon ketua umum harus berasal dari kader PBB, bukan dari luar. Sementara peserta yang lain, ada yang mengusulkan agar syarat tersebut tidak perlu dipersoalkan karena dianggap tidak subtansial.

Peserta yang meminta, agar calon ketua umum berasal dari partai PBB, mayoritas adalah pendukung Yusril. Sedangkan mereka yang tidak mempersoalkan syarat tersebut kebanyakan adalah pendukung Rhoma Irama. Raja dangdut ini diesebut-sebut bukan kader PBB. Dan sejauh ini Rhoma adalah pesaing terberat Yusril. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.