Minggu, 17 Oktober 21

MUI Yakin Kerusuhan di Tolikara Tak Ganggu Toleransi Antar Umat

MUI Yakin Kerusuhan di Tolikara Tak Ganggu Toleransi Antar Umat

Jakarta, Obsessionnews Anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Aminuddin Yaqub mengatakan, kerusuhan yang terjadi di Kabupaten Tolikara tidak akan menganggu toleransi masyarakat. Dia menilai, publik sudah pandai dalam menyikapi masalah ini.

“Masyarakat Indonesia sudah dewasa melihat insiden ini. Toleransi di Indonesia sudah ada jauh sebelum negara ini terbentuk,” kata Aminuddin, Sabtu(18/7/2015). (baca juga: Kepolri Tinjau Lokasi Kerusuhan di Tolikora)

Meski begitu, dia berharap kejadian ini tidak terulang kembali. Dia juga meminta kepada lembaga keagamaan di bawah pemerintah, yakni, ajelis Ulama Indonesia (MUI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Persekutuan Gereja Indonesia (PGI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Perwalian Buddha Indonesia (Walubi ) dan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) terus lebih giat mendorong toleransi.

Kerusuhan di Tolokara, Papua, Jumat (17/7)
Kerusuhan di Tolokara, Papua, Jumat (17/7)

“Lembaga keagamaan di bawah pemerintah KWI, MUI, lainnya, media juga kita harapkan dapat memberikan ketenangan dan kenyamanan, jangan sampai mememancing dan memperkeruh suasana,” harap dia. (baca juga: PGLII kecam Polisi Yang Acuhkan Surat Edaran GIDI Pemicu Rusuh di Tolikora)

Ketua Umum PGI Henriette T Hutabarat meminta kepolisian di Tolikara dapat memulihkan suasana agar suasana damai timbul kembali. Dia berharap kerukunan yang lahir dari semangat persaudaran sebagai bangsa Indonesia tak terganggu.

“PGI mengecam keras kejadian ini, terutama karena tidak mencerminkan semangat kerukunan yang terus kita upayakan,” pungkas dia.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.