Selasa, 14 Juli 20

MUI dan Kemenpar Bersinergi Kembangkan Wisata Halal di Indonesia

MUI dan Kemenpar Bersinergi Kembangkan Wisata Halal di Indonesia
* Kemenpar bersinergi dengan MUI soal Destinasi wisata halal. (Foto: Dok Kemenpar)

Jakarta, Obsessionnews.comKementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mempererat sinergi dalam mengembangkan wisata halal di Indonesia.

Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin mengatakan, segala sesuatu yang berkaitan dengan halal atau syariah, seperti keuangan halal dan ekonomi halal sudah menjadi sistem nasional. Karena itu, MUI juga memiliki kepentingan mengembangkan Halal Tourism.

“MUI bersama Kemenpar dapat mendorong wisata halal berkembang di Indonesia sehingga dapat mendongkrak pekonomian rakyat,” ujar Ma’ruf dalam keterangan tertulisnya yang diterima obsessionnews.com, Jumat (11/10/2019).

Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih ini juga berharap, fasilitas penunjang wisata halal, seperti restoran halal dan travel halal juga ikut berkembang untuk memenuhi kebutuhan wisatawan yang datang ke destinasi tersebut.

Sementara itu, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menilai Indonesia sebagai destinasi wisata halal memiliki potensi yang sangat besar. “Indonesia bahkan terpilih sebagai Destinasi Wisata Halal Terbaik Dunia pada ajang Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019, menggungguli 130 destinasi di dunia,” tambah Arief.

Sebagai destinasi wisata halal terbaik dunia, Indonesia tercatat mengalami peningkatan secara berjenjang dari ranking 6 pada 2015, ranking 4 pada 2016, ranking 3 pada 2017, ranking 2 pad 2018, sampai akhirnya Indonesia menduduki peringkat pertama GMTI pada 2019.

Di sisi lain Lombok, NTB, diunggulkan sebagai destinasi wisata halal di Indonesia dimana pada 2015, Lombok memenangkan World Halal Travel Award untuk kategori The World Best Halal Tourism Destination dan The World Best Halal Honeymoon Destination.

Pada 2016, di ajang yang sama, Lombok kembali memenangkan 3 awards untuk kategori World’s Best Halal Beach Resort, World’s Best Halal Travel Website, dan World’s Best Halal Honeymoon Destination.

Di dalam negeri, Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2019 menempatkan Lombok pada peringkat pertama sebagai Destinasi Wisata Halal Unggulan Indonesia. Lombok diikuti daerah lain seperti Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Jakarta, dan Sumatera Barat.

Arief menyampaikan posisi Lombok sebagai destinasi wisata halal membuka diri seluas-luasnya terhadap kedatangan wisatawan. Dia menjelaskan, semenjak Lombok terpilih sebagai The World Best Halal Tourism Destination dan The World Best Halal Honeymoon Destination di World Halal Travel Awards pada 2015.

“Justru pertumbuhan wisatawan pada 2016 meningkat, wisman mencapai 32,3 persen sementara wisnus 47 persen,” tambah Arief.

Untuk itu, Kemenpar akan terus menunjukan komitmen dan mendukung Lombok sebagai destinasi pariwisata halal. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.