Senin, 18 Oktober 21

MUI Ajak Ciptakan Perdamaian di Papua

MUI Ajak  Ciptakan Perdamaian di Papua
* Wakil Ketua Umum MUI Maruf Amin (tengah) dan pengurus MUI dalam konferesi pers di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2015). (Foto: Edwin Budiarso/Obsessionnews.com)

Jakarta, Obsessionnews – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan pernyataan yang menyejukkan terkait penyerangan terhadap umat Islam yang sedang melaksanakan sholat Idul Fitri oleh umat Nasrani di Karubaga, ibu kota Tolikara, Papua, Jumat (17/7/2015). MUI menyerukan kepada seluruh umat beragama di Indonesia menjaga kedamaian di Tanah Air. Menjalin silaturahmi dan saling menghormati serta menjaga kesatuan NKRI.

“Kami ajak seluruh rakyat Indonesia membangun dan menciptakan suasana damai di Papua. Damai di Papua dan damai di Indonesia,” kata Wakil Ketua Umum MUI Maruf Amin dalam konferesi pers di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (22/7).

MUI menyayangkan terjadi kericuhan berbau agama di Tolikara, Papua. MUI meminta isu yang berkembang dapat diredam agar persatuan antar umat beragama yang sudah terjalin, tidak dirusak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Maruf mengungkapkan, MUI tidak ingin hubungan agama di Papua yang selama ini terjalin baik menjadi putus. Menurutnya hubungan baik harus dijaga dan sumber konflik harus dihilangkan.

“Selama ini hubungan antarumat agama di Papua baik. Kalau selama ini kita lihat baik-baik saja tapi tiba-tiba muncul masalah, berarti harus ada yang diwaspadai,” katanya.

MUI meminta pemerintah mewaspadai setiap masalah sekecil apapun. Karena, apapun masalah itu bisa dibawa ke isu agama.

“Masalah apapun, peraturan, penguasaan lahan, sikap inteloran di kalangan masyarakat harus dieliminir, dihilangkan,” imbuhnya.

Pihaknya akan mengefektifkan kinerja MUI dan pimpinan di Papua dengan agama lain. “Jangan sampai ada konflik, kalau terjadi lagi bisa merembet ke wilayah lain,” ujar Maruf. (MTVN)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.