Rabu, 5 Oktober 22

Muhammadiyah Menilai Presiden Jokowi Tidak Cermat

Muhammadiyah Menilai Presiden Jokowi Tidak Cermat
* Presiden Joko Widodo berkunjung ke Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat.

Jakarta, Obsessionnews.com – Peraturan pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No 2 tahun 2017 tentang perubahan atas UU No 17 tahun 2013 tentang Organisasi dinilai sebagai ketidakcermatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam melihat situasi dari berbagai persoalan sosial di masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Bidang Hukum, Faisal. Ia menjelaskan karena tidak cermat, Perppu ormas ini berwatak represif. Hukum diposisikan sebagai pelayan kekuasaan. Nalar dialog dimatikan dengan subyektifitas kemauan penguasa.

“Jelas sekali, Perppu Ormas memiliki tujuan subyektif atas dorongan kondisi mendesak biasanya dengan dalih terjadi kekosongan hukum. Secara nalar hukum, Presiden tidak cermat memberikan standar obyektif terhadap kewenangan subyektifitasnya,” jelasnya, Minggu, (16/7/2017).

Perppu Ormas yang wataknya represif, ini menurutnya terlihat secara terang-terangan ingin meniadakan peran pengadilan dalam membubarkan ormas. Melalui Perppu itu pemerintah akan menjadi pelaku tunggal secara langsung tertibkan ormas hingga sampai cabut izinnya.

Hal ini kata dia tidak sesuai dengan UU Ormas yang sudah cukup memadai mengatur bahkan sampai tahapan berikan sanksi. Tidak ditemukan alasan obyektif perihal kondisi mendesak atau kekosongan hukum sampai lahirnya Perppu Ormas tersebut.

“Dengan dalih asas contrarius actus Perppu Ormas dapat menjadi ancaman demokrasi hukum. Karena watak represifnya tanpa mau melalui proses pengadilan dalam memutuskan cabut izin ormas,” kata Faisal.

Kesan subyektifitas Perppu ini begitu jelas, ingin mengisi monopoli kewenangan langsung agar dapat cabut izin dan bubarkan ormas. Padahal demokrasi hukum yang meninggikan dialog dan pengadilan adalah tempat mencari kebenaran menjadi terancam dengan hadirnya Perppu Ormas ini. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.