Minggu, 19 September 21

MU Tumbang Setelah Pelatih Tarik Ronaldo

MU Tumbang Setelah Pelatih Tarik Ronaldo
* Cristiano Ronaldo di Manchester United. (Getty/Goal)

Manchester United (MU) ditumbangkan 1-2 oleh klub Swiss Young Boys di oeetamndibdan Liga Champions, setelah pelatih Setan Merah Ole Gunnar Solskjaer menarik Crisitiano Ronaldo keluar dari lapangan untuk menggantinya dengan pemain lain. Pelatih pun menjelaskan alasan mengapa tarik Ronaldo dan Bruno Fernandes.

Ole Gunnar Solskjaer menjelaskan keputusannya untuk mengeluarkan Bruno Fernandes dan Cristiano Ronaldo saat Manchester United kalah 2-1 di tangan Young Boys, Selasa (14/9/2021) dini hari WIB tadi.

Ole membahas keputusan taktikalnya sedangkan kapten tim Harry Maguire meminta pemain lain untuk lebih disiplin.

Dengan United unggul satu gol dan kehilangan satu pemain, Ole lantas menarik dua bintang asal Portugal tersebut pada menit ke-72, menggantikan mereka dengan Nemanja Matic dan Jesse Lingard.

Lingard kemudian secara tidak sengaja memberi umpan kepada Jordan Pefok untuk mencetak gol kemenangan di akhir laga, yang memaksa Ole menjelaskan keputusan taktikalnya.

“Pertandingannya sudah berjalan 70 menit,” kata Ole mengawali. “Mereka berdua [Ronaldo & Fernandes] banyak berlari Sabtu kemarin dan hari ini.

“Lapangan model astroturf memberi dampak. Kami pun menginginkan pengalaman Nemanja dan kaki Jesse.”

Kesalahan umpan Lingard pada menit ke-95 akhirnya membuat United kalah, sebagaimana itu memudahkan Pefok untuk memastikan kemenangan kandang bagi tim asal Swiss.

Setelah bermain dengan sepuluh orang menyusul kartu merah Aaron Wan-Bissaka, United kesulitan untuk mematikan tim lawan dan mereka akhirnya pulang dengan tangan hampa karena kekeliruan Lingard.

Tapi Maguire mengatakan tidak ada yang menyalahkan Lingard dan ia meminta timnya untuk lebih disiplin di lima pertandingan tersisa babak grup.

“Tentu saja, disiplin adalah bagian besar dari turnamen sepakbola,” katanya. “Jika ini adalah pertandingan sistem gugur dan kami tersingkir dari kompetisi karena kami bermain dengan sepuluh orang, semuanya akan kecewa.

“Kami beruntung ini adalah pertandingan pertama babak grup dan memiliki banyak waktu untuk bangkit. Pokoknya disiplin adalah bagian besar dari sepakbola.

“Untuk Jesse, tidak ada pesepakbola yang suka membuat kesalahan, tetapi itu jelas bagian tak terpisahkan dari permainan. Kami, setiap pesepakbola pasti membuat kesalahan, kami akan belajar dari itu, dia akan belajar dari ini.

“Dia akan bangkit dan siap untuk bermain pada Minggu nanti, itu bagian tak terpisahkan dari sepakbola. Tapi tentu saja, disiplin adalah bagian besar.” (Goal.com/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.