Rabu, 22 September 21

MKD: Rekaman Pembicaraan Novanto Tidak Utuh

MKD: Rekaman Pembicaraan Novanto Tidak Utuh

‎Jakarta, Obsessionnews – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR telah melakukan rapat pleno untuk membahas pelaporan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said tentang dugaan pelanggaran kode etik Ketua DPR Setya Novanto yang mencatut nama Presiden Joko Widodo kepada PT Freeport.

Dalam rapat yang berjalan alot dan tertutup itu , MKD akhirnya memutuskan untuk menangguhkan pleno hingga besok. Sebab, dari transkipan ‎dan rekaman yang diberikan oleh Sudirman Said ada perbedaan waktu yang sangat mencolok.

“Jadi transkipnya 120 menit tapi rekaman yang diberikan hanya 11 menit 38 detik. Nah ini yang sisa 100 menitnya kemana? Kesimpulannya kan sesat. Jadi dua hal enggak boleh gegabah karena menyangkut masalah penting ,” kata Ketua MKD Surahman Hidayat heran usai rapat MKD di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/11/2015).

Senada, anggota MKD Dadar S Mochtar menuturkan, pihaknya besok Selasa 24 November 2015 akan memanggil beberapa pakar hukum untuk menelaah lebih lanjut laporan Sudirman, apakah sudah memenuhi unsur persyaratan sesuai prosedur UU MKD. ‎

“Ada pakar hukum ada pakar tata negara juga. Namanya belum diputuskan khususnya pasal 4 ayat 5 UU MD3 yakni tentang legal standing pengaduan dan tentang pendalaman verifikasi‎,” tutur dadang.

Selain itu, politisi Partai Golkar ini menambahkan, pelaporan Sudirman Said ini belum jelas apakah bertindak sebagai menteri atau pribadi.‎ “Kan menteri ini lapornya sebagai pa atau sebagai lembaga, kan menteri ini lembaga,” ujar dadang. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.