Kamis, 12 Desember 19

Mitos Penyakit Stroke yang Masih Saja Dipercaya

Mitos Penyakit Stroke yang Masih Saja Dipercaya
* Ilustrasi penyakit stroke. (Foto: Kumparan)

Jakarta, Obsessionnews.com – Penyakit stroke menjadi salah satu penyakit yang cukup mematikan. Penderitanya di Indonesia juga terus meningkat. Banyak orang pun rela melakukan pengobatan apa saja untuk bisa menyembukan penyakit ini sehingga syaraf ototnya kembali normal.

Hanya saja, di masyarakat masih banyak mitos-mitos yang beredar tentang penyakit stroke. Menurut dokter saraf dari rumah sakit Atma Jaya, Pluit, dr RR Josephine, SpS mengatakan, banyak mitos-mitos tentang stroke yang harus ditinggalkan.

1. Menusuk jari dengan jarum bisa mencegah atau menyembuhkan stroke

Tusuk jarum ini memang menstimulasi otak agar menimbulkan awareness pada otak. Namun Dr Josephine mengatakan, sterilisasi jarum menjadi isu utama ketika seseorang sembarangan menusuk jari pasien.

“Jangan sampai jarum yang digunakan kotor karena malah bisa infeksi tetanus. Lalu juga jangan sampai hal-hal ini dilakukan saat golden period dan memperhambat kita mencari pertolongan saat seseorang terkena stroke. Kalau nunggu nusuk-nusuk dulu baru cari bantuan ya ini bahaya bisa fatal,” terangnya.

2. Dipijat, pasien stroke akan membaik

Menurut dr Josephine, hal ini tidak sepenuhnya benar. Pijat-pijat memang baik untuk relaksasi, tapi tidak bisa untuk menyembuhkan.

3. Keramas saat panas bisa kena stroke

Hal ini juga kurang tepat. Menurut dr Josephine, kemungkinan bisa muncul stroke ini jika hal ini dilakukan terus-menerus dalam jangka waktu yang panjang. Tidak bisa sekali terjadi dan langsung stroke.

Ketika kepala panas dan terkena air dingin, terjadi ketidakseimbangan di daerah kulit kepala sehingga mempengaruhi pembuluh darah. Pembuluh darah bisa terjadi inflamasi atau peradangan jika terus menerus dilakukan. Ada kemungkinan munculnya plak di pembuluh darah menuju otak yang menyebabkan stroke.

“Jadi ya gak bisa langsung. Kalau jangka panjang terus-terusan ya mungkin,” pungkasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.