Jumat, 20 Mei 22

Miris, Ini Cerita Dani Alves Tentang Juventus

Obsessionnews.com – Hengkangnya Dani Alves dari Juventus, rupanya masih meninggalkan cerita miris bagi hubungan keduanya. Eks Barcelona itu mengungkap alasan meninggalkan Juventus disebabkan ia dilarang bermain musik di ruang ganti.

“Kami tidak diizinkan untuk memainkan musik di ruang ganti. Saya tak bisa hidup tanpa musik dan tarian,” ungkap Alves kepada L’Equipe.

Kebiasaan Alves bermain musik diakuinya sudah berlangsung sejak masih membela Barcelona. Alves kerap membawa alat musik dan memainkannya ke ruang ganti sebelum maupun sesudah bertanding, baik bersama Barcelona maupun Brasil.

“Saya bukan orang yang ingin mengubah semua aturan, dan setiap orang punya cara sendiri untuk meningkatkan energinya dan menyalurkannya ke orang lain. Saya senang jika suasananya menyenangkan,” tegasnya.

Selain soal musik, nyatanya masih ada banyak hal yang tidak cocok antara Alves dengan Juventus, baik saat di lapangan maupun di luar lapangan.

“Saya mengalami banyak masalah, mereka tidak mengerti saya, di dalam dan luar lapangan. Butuh waktu untuk menyatukan apa yang ada di pikiran kami dan begitu kami menemukannya, hasilnya langsung datang,” kata Alves yang saat ini telah resmi berbaju Paris Saint-Germain.

Dani Alves dikenal memiliki hubungan baik dengan Paulo Dybala saat masih berkostum Juventus.

Karakter dan hobi Alves, rupanya, memang tak sejalan dengan karakter ruang ganti I Bianconeri.

Sebelumnya beredar kabar jika kepergian Alves dari Juventus Stadium, sama sekali tak disesali manajemen Juventus. Sebaliknya, I Bianconeri justru lega bisa melepas fullback eksentrik itu.

Apa pasal? Menurut kabar yang beredar, ‘orang dalam’ Bianconeri mengungkap fakta bahwa Alves dinilai membawa pengaruh buruk bagi pemain Juve lainnya, terutama di ruang ganti. Alves juga dinilai sebagai tipe pemain yang sulit serius ketika diajak bekerja sama.

“Dia tidak meninggalkan satu pun kenangan spesial di luar lapangan dan ini penting untuk diungkapkan karena para pemain Juventus terbiasa mengerahkan komitmen dan keseriusan yang mana dia tidak pernah tampakkan,” cetus orang dalam tersebut, Rabu (12/7/2017).

“Alves dan Juventus memiliki hubungan yang sangat dangkal. Meski seorang jawara dan menunjukkan ambisinya, namun Alves terlalu banyak tertawa dan sedikit memperlihatkan kelebihan,” sambungnya.

Perilaku tak terpuji Alves lainnya, menurut ‘orang’ tersebut, terjadi dua pekan sebelum final Liga Champions di Cardiff. Saat itu Alves pergi ke Barcelona dengan mengajak Paulo Dybala. Dan belakangan, Alves pernah juga mengatakan agar Dybala suatu saat perlu hengkang dari Juventus untuk mengasah kemampuannya.

Selama berkostum Hitam-Putih sejak Juni 2016, Dani Alves bermain dalam 33 pertandingan di semua ajang dengan mencatatkan enam gol dan enam assist. Alves turut berperan mengantarkan I Bianconeri meraih gelar Scudetto dan Coppa Italia serta mengantarkan Juve ke final Liga Champions Eropa. (Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.