Rabu, 3 Juni 20

Biadab!! Militer Myanmar Usir Muslim Rohingya dengan Kekerasan Seksual

Biadab!! Militer Myanmar Usir Muslim Rohingya dengan Kekerasan Seksual
* Sekjen PBB Antonio Guterres

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)  Antonio Guterres menyebutkan, militer Myanmar menggunakan kekerasan seksual sebagai alat untuk mengusir umat Muslim Rohingya.

Surat kabar The Guardian menulis, Sekjen PBB Antonio Guterres dalam sebuah laporan mengungkapkan, hampir semua perempuan dan wanita pengungsi Rohingya menanggung beban psikologis akibat kekerasan seksual yang dilakukan tentara Myanmar.

Menurutnya, sejumlah banyak dari 700.000 warga Muslim Rohingya yang melarikan diri dari Myanmar pernah mengalami kekerasan seksual oleh pasukan negara ini di rentang waktu antara Oktober 2016-Agustus 2017.

Guterres menambahkan, ancaman luas dan penggunaan kekerasan seksual terhadap perempuan Muslim Rohingya merupakan salah satu strategi militer Myanmar untuk menakut-nakuti dan mengusir mereka.

Ia mengatakan, militer Myanmar menggunakan kekerasan seksual sebagai alat untuk memaksa Muslim Rohingya meninggalkan tempat kelahiran mereka dan mencegah mereka untuk pulang.

Laporan Sekjen PBB dirilis pasca kembalinya keluarga pertama dari pengungsi Rohingya ke Myanmar pada hari Sabtu, 14 April 2018.

Sejak 25 Agustus 2017, terjadi gelombang kekerasan dan serangan baru militer dan ekstremis Budha Myanmar terhadap Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine. Lebih dari 6.000 orang tewas dan 8.000 lainnya terluka dalam insiden ini. Sementara itu, ratusan ribu lainnya terpaksa mengungsi ke Bangladesh. (ParsToday)

Baca Juga:

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.