Senin, 26 Oktober 20

Militer Myanmar Bunuh Lebih 24.000 Muslim Rohingya

Militer Myanmar Bunuh Lebih 24.000 Muslim Rohingya
* Pengungsi Muslim Rohingya.

Temuan baru yang dirilis oleh Badan Pembangunan Internasional Ontario menyebutkan bahwa lebih dari 24.000 Muslim Rohingya telah dibunuh oleh tentara Myanmar sejak Agustus 2017.

Lebih dari 34.000 Muslim Rohingya dilemparkan ke dalam api dan lebih dari 114.000 lainnya dipukuli. Demikian dilaporkan Farsnews, Ahad (19/8/2018).

Badan Pembangunan Internasional Ontario juga menyatakan bahwa tentara Myanmar telah memperkosa 17.718 wanita dan gadis Rohingya, dan polisi secara sistematis menargetkan kelompok yang paling teraniaya di dunia ini.

Lebih dari 115.000 rumah-rumah Muslim Rohingya dibakar dan 113.000 lainnya dihancurkan.

FOTO: bbc.com

Temuan ini telah menyingkap tingkat brutalitas tentara Myanmar dan perlakuan tidak manusiawi mereka terhadap minoritas Rohingya.

Sejak 25 Agustus 2017, lebih dari 750.000 Muslim Rohingya – sebagian besar anak-anak dan perempuan – melarikan diri dari Myanmar ke Bangladesh setelah pasukan Myanmar melancarkan tindakan keras terhadap mereka.

PBB telah mendokumentasikan pemerkosaan massal, pembunuhan – termasuk bayi dan anak kecil – pemukulan brutal, dan penghilangan yang dilakukan oleh tentara Myanmar.

 

tentara Myanmar bakar rumah muslim Rohingya. (ParsToday)

Diselundupkan di Bangladesh
Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) hari Jumat malam (03/8) menyatakan bahwa para pengungsi Rohingya di Bangladesh menyerahkan dirinya kepada para penyelundup manusia disebabkan kondisinya yang miskin dan tidak memiliki pekerjaan.

Saat ini ada sekitar 1 juta Muslim Rohingya yang ditempatkan di kamp-kamp pengungsi di daerah Cox’s Bazar, Bangladesh.

Sejak 25 Agustus 2017 hingga kini lebih dari enam ribu orang tewas dan delapan ribu lainnya terluka dalam gelombang baru penindasan dan serangan yang dilakukan militer Myanmar terhadap Muslim Rohingya di provinsi Rakhine barat. Lebih dari satu juta Muslim di Rohingya juga terpaksa melarikan diri ke Bangladesh.

Provinsi Rakhine sejak 2012 menjadi ajang serangan militer Myanmar dan penganut Budha ekstrim terhadap Muslim Rohingya.

Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) baru-baru ini menyatakan bahwa militer Myanmar tengah melakukan genosida di negara ini. (ParsToday)

Baca Juga:

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.