Minggu, 26 Mei 19

Michael Widjaja, Pengusaha Muda Rangkul Teknologi Raksasa Dunia

Michael Widjaja, Pengusaha Muda Rangkul Teknologi Raksasa Dunia
* CEO Sinar Mas Land, Michael Widjaja (Foto: forbesindonesia).

Jakarta, Obsessionnews.com – Nama Michael Widjaja sudah tak asing lagi dalam dunia bisnis di Indonesia. Dalam usia muda dia dipercaya memegang tampuk jabatan strategis di perusahaan raksasa, Sinar Mas Land sebagai CEO.

Michael memilih menikah pada usia 28 tahun dengan Feiny Sabur, putri Teddy Sabur dalam acara yang megah dan meriah pada tahun 2012 lalu merupakan cucu taipan Eka Tjipta Widjadja, anak ketiga Muktar Widjaja.

Sebagai generasi ketiga dalam usaha Sinar Mas Land yang telah diritis pada tahun 1988 ini, sepak terjang Eka terbilang menembus peradaban zaman.

Bagaimana tidak, tahun 2017  ia berhasil menjalin kerjasama dengan  raksasa teknologi Apple untuk dijadikan tempat pusat riset mereka yang ketiga di dunia. Saat ini kantor Apple yang terletak di kompleks Digital hub di BSD City, Tangerang ini sedang dibangun sejak 18 Mei 2017.

Michael berhasil mengambil hati Apple yang telah berkomitmen untuk membangun pusat inovasi dan penelitian di Indonesia. Nantinya perusahaan yang didirikan Steve Jobs dan Steve Wozniak diberi nama Apple Innovation Center dan orang nomor satu Apple tersebut telah menyiapkan investasi USD 44 juta atau sekitar Rp 585 miliar.

“Kami bangga jadi yang ketiga. Pertama Brasil, kedua Italia, dan ketiga Indonesia di BSD City ini,” kata Michael kepada wartawan.

Sebelumnya, dalam usia relative muda, Michael Widjaja sudah dipercaya memimpin sejumlah proyek raksasa, baik di dalam maupun luar negeri. Di antaranya adalah kota satelit BSD City (6000 hektar) dan Kota Delta Mas (3000 hektar), resort Kota Bunga Puncak (Jawa Barat), dan Palm Spring Golf & Resort Batam (Riau). 

Michael Widjaja lahir di Surabaya, 9 Juli 1984 dan menghabiskan masa kecil dan remajanya di Singapura. Tahun 2002-2006, Michael melanjutkan pendidikan tinggi di University of Southern California, Los Angeles, Amerika Serikat, mendalami International Relation Global Business.

Tahun 2007, Michael kembali ke Indonesia, bekerja di Duta Pertiwi. Selanjutnya pada tahun 2008, dalam usia 25 tahun ia bekerja di Bumi Serpong Damai (BSD) sebagai Wakil Presiden Direktur BSD. Ia langsung dibina oleh Presiden Direktur BSD Harry Budi Hartanto dan Presiden Direktur Duta Pertiwi Ridwan Darmali.

Selama dua tahun menerima ilmu di BSD, akhirnya ia dipercaya memimpin perusahaan yang didirikan kakeknya, perusahaan properti Sinarmas Land.

Sinarmas Land membawahi sejumlah proyek properti di Indonesia dan luar negeri. Yaitu kota satelit BSD City (6.000 hektar) dan Kota Delta Mas (3.000 hektar), resort Kota Bunga Puncak (Jawa Barat) dan Palm Spring Golf & Resort Batam (Riau).

Selain itu, Sinarmas Land juga menangani Hotel Grand Hyatt Jakarta, Le Grandeur Jakarta, dan Le Grandeur Balikpapan. Juga tujuh gedung perkantoran yaitu ITC Mangga Dua, Plaza BII, Wisma BII Jakarta, Wisma BII Medan, Wisma BII Surabaya, Wisma Eka Jiwa, dan Wisma BCA @ BSD City.

Sinarmas Land juga membawahi 10 mix-used property developments, yaitu DP Mall Semarang, ITC Depok, ITC Sarabaya Mega Grosir, kompleks Plaza Indonesia, superblok Ambassador Kuningan, superblok Cempaka Masm superblok Fatmawati Mas, superblok Mangga Dua, superblok Permata Hijau, dan superblok Roxy Mas.

Sinarmas Land juga mengelola tiga kawasan industri (industrial estates) yaitu KIIC, Deltasmas, dan BSD Technopark. Serta membawahi 11 kawasan perumahan (residential estates), enam di Jabodetabek (Banjarwijaya, Telaga Golf, Grand Wisata, Kota Wisata, Legenda Wisata, Taman Permata Buana), dua di Surabaya (Wisata Bukit Mas dan Villa Bukit Mas), dua di Balikpapan (Balikpapan Baru dan Grand City), serta satu di Batam (Taman Duta Mas). Di samping itu, tiga perusahaan yang terdaftar dalam bursa efek adalah BSD, Duta Pertiwi, dan Plaza Indonesia Realty. (Popi)

Related posts

1 Comment

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.