Jumat, 22 Oktober 21

Messi: Wasit Omong Kosong!

Messi: Wasit Omong Kosong!
* Lionel Messi

Lionel Messi mengecam kepemimpinan wasit saat dua klaim Argentina atas dua penalti diabaikan ketika kalah 2-0 dari Brasil di semi-final Copa America 2019. Messi merasa Argentina layak mendapat dua penalti saat dikalahkan Brasil di semi-final.

Gol-gol dari Gabriel Jesus dan Roberto Firmino di Belo Horizonte, Rabu (3/7) pagi WIB, menggagalkan ambisi Argentina untuk melangkah ke partai puncak turnamen.

Argentina bukan tanpa peluang. Mereka punya dua kesempatan lewat aksi Sergio Aguero dan juga Messi yang digagalkan mistar gawang serta ada dua klaim penalti yang diabaikan wasit.

Yang pertama saat Nicolas Otamendi mendapat terjangan keras dari Arthur menyusul situasi sepak pojok dan Aguero yang terlihat dilanggar oleh Dani Alves.

Messi merasa Argentina layak mendapat dua penalti, dengan Video Asisten Wasit (VAR) sama sekali tidak diminta tinjauannya mengenai kedua insiden tersebut.

“Mereka [Brasil] tidak lebih baik dari kami. Mereka mencetak gol cepat dan gol kedua datang dari sebuah penalti [pelanggaran ke Aguero] yang tidak diberikan kepada kami,” kecam sang superstar Barcelona.

“Mereka [para wasit] memberikan banyak pelanggaran omong kosong kepada kami, tapi mereka sama sekali tidak melihat VAR, itu luar biasa,” umpat Messi seperti dilansir goal.com, Rabu (3/7/2019).

“Itu terjadi di seluruh pertandingan. Pada pandangan kontak pertama, mereka memutuskan untuk mendukung Brasil dan omong kosong seperti ini mengganggu fokus kami,” tambahnya.

“Tidak ada alasan untuk kami, tapi ini harus dievaluasi, dianalisis dan semoga CONMEBOL melakukan sesuatu terhadap hal ini,” tandas Messi lagi.

Argentina Merasa Lebih Layak Lolos
Lionel Scaloni merasa Argentina layak memenangkan pertandingan semi-final Copa America 2019 lawan Brasil setelah menelan kekalahan 2-0 di Belo Horizonte, Rabu (3/7) pagi WIB. Scaloni yakin timnya lebih superior ketimbang Brasil, meski gagal mencetak gol.

Argentina sebenarnya memiliki sejumlah peluang, terutama yang didapat Sergio Aguero dan Lionel Messi, namun dua gol dari Gabriel Jesus dan Roberto Firmino membuat mereka harus tersingkir.

Scaloni, yang tidak senang dengan kepemimpinan wasit karena timnya tidak mendapat dua penalti, merasa timnya lebih layak lolos ke final.

“Tentang kepantasan, tim yang seharusnya maju ke final adalah Argentina,” ujar Scaloni dalam sebuah konferensi pers usai pertandingan.

“Kami lebih superior ketimbang Brasil. Kami menunjukkan kalau grup pemain ini merasakan kostum tidak seperti orang lain. Kami meninggalkan citra untuk masa depan tim nasional dan cara maju yang sangat bagus.”

Brasil Sangat Senang Lolos ke Final
Bek Brasil Dani Alves mengungkapkan rasa senangnya setelah Brasil dipastikan lolos ke final Copa America untuk pertama kalinya setelah 12 tahun. Alves mengaku sangat senang karena timnya bekerja sangat serius dalam menaklukkan Argentina.

Gabriel Jesus dan Roberto Firmino membawa Selecao meraih kemenangan 2-0 atas Argentina di semi-final Copa America 2019, Rabu (3/7), sehingga sang tuan rumah berhak lolos ke final.

Dengan hasil ini, Lionel Messi masih tanpa trofi selama karier internasional seniornya bersama La Albiceleste, meski ia pernah bermain di tiga final bersama tim nasionalnya.

“Kami telah menderita. Kami sangat senang lolos ke final, kini tinggal satu langkah lagi, kami tahu itu akan sulit,” ujar Alves kepada wartawan usai pertandingan.

“Anda lihat angka-angka dan Anda tahu itu akan rumit. Mereka memiliki banyak pemain hebat dalam permainan satu-lawan-satu. Itu adalah usaha yang hebat, pertandingan-pertandingan lawan mereka selalu seperti itu, sangat sulit dan sengit.”

“Mereka memiliki peluang, tapi kemenangan ada pada kami. Saya sangat senang karena kami bekerja sangat serius, hal-hal detil sangat berpengaruh dan hari ini hal itu ada di pihak kami.” (goal.com)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.