Senin, 23 Mei 22

Messi Sakit Hati Presiden Barca Bilang Pernah Tawari Main Gratis

Messi Sakit Hati Presiden Barca Bilang Pernah Tawari Main Gratis

Lionel Messi telah mengaku sakit hati terhadap komentar Joan Laporta tentang kepergiannya dari Barcelona, dengan bintang Paris Saint-Germain (PSG) tersebut bersikeras bahwa dia tidak pernah diminta bermain untuk klub secara gratis oleh presiden Barca itu.

Pemenang Ballon d ‘Or enam kali itu menanggapi pernyataan presiden Blaugrana, yang bilang bahwa dia bisa tetap tinggal di Camp Nou.

Masa 21 tahun Messi di Barca berakhir pada musim panas karena klub tidak dapat mengikatnya dengan kontrak baru di tengah krisis keuangan yang membuat mereka melebihi batas gaji di La Liga.

Pemain berusia 34 tahun tersebut kemudian merapat ke PSG dengan status bebas transfer, tetapi Laporta sejak itu menyarankan bahwa La Pulga bisa bertahan di Camp Nou jika dia bersedia main tanpa gaji mingguan.

Ketika ditanya tentang kepindahan Messi ke Parc des Princes, presiden Barca itu mengatakan kepada RAC1 pada bulan Oktober: “Saya berharap Messi akan berbalik arah dan dia akan mengatakan dia bisa bermain secara gratis.”

“Saya akan menyukai itu dan saya akan siap untuk itu. Menurut pemahaman saya, La Liga akan menerimanya. Tapi kami tidak bisa meminta pemain seperti Messi untuk melakukan ini.”

Messi kini membalas Laporta karena meragukan karakternya alih-alih bertanggung jawab atas kepergiannya, sementara juga menegaskan kembali bahwa dia melakukan segala yang dia bisa untuk tetap di Barca.

“Yang benar adalah, seperti yang saya jelaskan saat keluar, saya melakukan segala kemungkinan untuk bertahan, tidak pernah saya diminta untuk bermain secara gratis,” ungkap Messi kepada Sport.

“Saya diminta untuk memotong gaji saya hingga 50 persen dan saya melakukannya tanpa masalah. Kami berada dalam posisi untuk membantu klub lebih banyak. Keinginan saya dan keluarga saya adalah bertahan di Barcelona.”

“Tidak ada yang meminta saya untuk bermain secara gratis, tetapi pada saat yang sama, menurut saya, kata-kata yang diucapkan oleh presiden tidak sesuai pada tempatnya.”

“Mereka menyakiti saya karena saya pikir dia tidak perlu mengatakan hal tersebut, itu sama seperti melempar bola liar ke saya dan tidak melihat konsekuensinya, atau mengurus hal yang lain.”

“Ini membuat orang berpikir atau menimbulkan semacam keraguan yang menurut saya tidak pantas saya dapatkan.”

Messi juga membahas peluangnya memenangkan Ballon d’Or ketujuh kalinya pada bulan Desember mendatang, setelah membantu Barca mengangkat Copa del Rey di musim terakhirnya sebelum mengamankan trofi internasional pertamanya bersama Argentina di Copa America.

Ditekan tentang apakah dia berharap untuk mendapatkan Ballon d’Or, Messi mengatakan: “Jika saya boleh jujur, saya tidak berpikir begitu.”

“Hadiah terbesar saya adalah apa yang dapat saya capai dengan tim nasional. Setelah berjuang dan berjuang begitu keras untuk pencapaian tersebut, itu adalah yang terbaik untuk semua yang bisa kami bayar.”

“Jika Ballon d’Or [saya menangkan], itu akan luar biasa untuk bisa memenangkan satu kali lagi. Yang ketujuh akan gila. Jika tidak, maka tidak apa-apa. Saya telah mencapai salah satu tujuan hebat saya.”

Telah disarankan bahwa Messi dapat pensiun dari level internasional setelah Piala Dunia 2022 di Qatar, tetapi dia mengklaim bahwa pemikiran itu belum terlintas di benaknya.

“Tidak, tidak juga. Setelah apa yang saya alami, saya menjalani hari demi hari, tahun demi tahun. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi di Piala Dunia atau setelahnya. Saya tidak memikirkannya. Apa pun yang harus terjadi pada saat itu, biarlah terjadi.” (Goal.com/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.