Sabtu, 25 September 21

Meski Jadi Menteri, Susi Tak Malu Ambil Paket C

Meski Jadi Menteri, Susi Tak Malu Ambil Paket C

Jakarta, Obsessionnews.com– Sosok Susi Pudjiastuti menuai kagum. Bagaimana tidak? Tak lulus Sekolah Menengah Atas (SMA), tapi mampu menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) periode 2014-2019.

Kemampuannya tak diragukan lagi. Terlihat  Susi  sering memberikan kuliah umum, seperti pada mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 3 Februari 2017 lalu. Di manca negara Menteri Susi juga pernah memberikan kuliah di Kampus MIT Sloan School of Management, Massachusetts Institute of Technology (MIT), Boston, Amerika Serika, tanggal 7 Maret 2016.

Sebenarnya wanita kelahiran Pangandaran, Jawa Barat pada 15 Januari 1965 tak berniat mundur dari pendidikannya. Saat bersekolah di SMA Negeri 1 Yogyakarta, ia tidak beruntung. Saat duduk di kelas dua ia dikeluarkan dari sekolah, karena ia terlibat aktif di salah satu gerakan masyarakat.

Putus sekolah tidak membuat Susi patah semangat. Susi mulai menggeluti bisnis dan pada tahun 1983 Susi berhasil menjadi pengepul ikan di Pangandaran dengan modal Rp.750.000. Nasib membawanya kesuksesan, hingga memiliki perusahaan penerbangan bernama Susi Air.

Perusahaan penerbangan ini kini mempekerjakan 185 pilot, dengan 175 di antaranya merupakan pilot asing. Tahun 2012 Susi Air menerima pendapatan Rp300 miliar dan melayani 200 penerbangan perintis.

Pekan ini warga dikejutkan atas dokumen Menteri Susi yang akan mengikuti ujian paket C setara  SMA di Yayasan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar Bina Pandu Mandiri yang berlokasi di SMAN 1 Ciamis.

Diajdwalkan, Susi akan mengikuti ujian paket tersebut pada Sabtu dan Minggu (15-16/4/2017). Susi terdaftar sejak Juni 2015.

Namun, Susi batal mengikuti ujian tersebut dengan alasan pada 2016 lalu ia telah mendapatkan gelar doktor Honoris Causa (HC) dari Universitas Dipenogoro Semarang.

Kisah Susi meraih pendidikan ini dapat membuka mata kita agar tak pernah malu untuk melanjutkan jenjang pendidikan. Lebih baik terlambat daripada tidak melakukan apapun. (Popi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.