Senin, 29 November 21

Meski Diragukan, Jokowi Tetap Optimis Proyek Listrik 35.000 MW

Meski Diragukan, Jokowi Tetap Optimis Proyek Listrik 35.000 MW
Jakarta, Obsessionnews – Presiden Jokowi turut mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh AKLI dan APEI dalam proyek listrik 35.000 MW. Bantuan yang diberikan tersebut tentunya akan dapat meringankan pekerjaan PLN saat ini.
Hal itu disampaikan Jokowi saat menerima Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Kontraktor Mekanikal dan Elektrikal Indonesia (AKLI) dan Pengurus Pusat Asosiasi Profesionalis Elektrikal Indonesia (APEI) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/6/2016).
“Saya akan sangat senang kalau yang 35.000 MW ini semua anggota dari APEI dan AKLI bisa terlibat dalam proyeknya serta dalam mendistribusikannya ke rumah tangga. Yang bisa melakukan itu tidak lain adalah Bapak/Ibu semuanya. Masa PLN mau sambung sendiri,” ujarnya.
Terkait dengan proyek tersebut, tidak sedikit yang meragukan pemerintah dapat mewujudkan program listrik 35.000 MW dalam lima tahun. Keraguan ini bukan tanpa alasan karena selama ini, setelah 70 tahun merdeka, Indonesia hanya memiliki 53.000 MW.
“Ini kok dalam lima tahun mau tambah 35.000 MW, apa mungkin? Sekali lagi ini bukan target tapi kebutuhan,” ucap Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi bertekad untuk terus merealisasikan proyek listrik 35.000 MW tersebut agar dapat memenuhi kebutuhan pasokan listrik bagi masyarakat Indonesia. Presiden pun menginstruksikan para menterinya untuk dapat bekerja keras dalam rangka mewujudkan proyek tersebut.
“Jadi saya sampaikan kepada menteri, dengan cara apapun ini harus bisa diselesaikan. Kalau biasa kerja satu shift, ya sekarang kita kerja tiga shift, dikerjakan siang malam,” tegas Presiden. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.