Selasa, 21 September 21

Merica Palsu Bikin Ganjar Minta Pemkab Sidak Pasar

Merica Palsu Bikin Ganjar Minta Pemkab Sidak Pasar

Semarang, Obsessionnews – Temuan merica palsu yang tengah melanda pasar tradisional Kabupaten Pati membuat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo geram. Dirinya langsung menginstruksi seluruh jajaran kepolisian beserta pemerintah setempat untuk membuka tabir peredaran merica palsu baik ditingkat distributor maupun produsen.

“Saya sudah minta Kepolisian agar segera diproses. Harus dicari betul karena ini kan masalah pangan yang dikonsumsi masyarakat karena itu sangat membahayakan,” jelas Ganjar setelah rapat koordinasi ekonomi keuangan dan industri (Ekuinda) di gedung Gradika Bhakti Praja Provinsi, Senin (8/6/2015).

Menurutnya keberadaan merica palsu tersebut harus dicek secara rinci dan ilmiah. Hal ini disebabkan beberapa waktu lalu, isu beras plastik sempat mencuat di kota Semarang. Sehingga kepastian mengenai merica palsu haruslah dibarengi pengecekan yang valid.

“Beras plastik tidak ada, saya kira itu isu subversif saja. Hanya ingin mengganggu karena kita sudah cek dan tidak menemukan satu pun lho,” terangnya.

Untuk itulah, pihaknya meminta seluruh Bupati dan Wakil Bupati se-Jawa Tengah mengambil langkah preventif terhadap isu merica palsu. Terlebih dengan mendekatnya lebaran, pengecekan pasar wajib dilakukan SKPD terkait guna memastikan bahan pangan yang dijual layak konsumsi.

“Saya minta seluruh bupati walikota jalan-jalan, turun ke pasar ngecek makanan, cek apakah makanan masih layak makan apa belum. Untuk itu, sepulang dari sini agar mendorong SKPD untuk melakukan pengecekan di pasar-pasar,” jelasnya.

Seperti diketahui, jajaran Polsek Wedarijaksa, Kabupaten Pati berhasil menemukan merica palsu siap edar di sejumlah pasar tradisional. Dalam gelar perkara, Kapolsek Wedarijaksa, AKP Sulistyoningrum menyampaikan, merica-merica palsu itu diduga campuran semen putih karena larut ketika di masukkan kedalam air. Barang bukti selanjutnya diamankan oleh petugas guna pemeriksaan lebih lanjut. (Yusuf IH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.