Sabtu, 21 Mei 22

Meriahkan Malam Takbiran, 999 Beduk Siap Diarak Keliling Kota Purwakarta

Meriahkan Malam Takbiran, 999 Beduk Siap Diarak Keliling Kota Purwakarta
* Pawai bedug meriahkan malam takbiran (Ilustrasi).

Purwakarta, Obsessionnews.com – Pemkab Purwakarta siap mengawal takbir keliling untuk memeriahkan malam takbiran. Rencananya, sebanyak 999 beduk akan diarak keliling kota Purwakarta.

“Sebanyak 999 beduk yang berasal dari berbagai masjid dan mushala di Kabupaten Purwakarta telah dikonsolidasikan untuk memeriahkan malam takbiran,” ujar Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/7/2016).

Menurut Dedi, takbir keliling dengan 999 beduk ini akan membuat malam takbiran di Purwakarta ramai. Menanggapi potensi pelanggaran ketertiban umum, Dedi beranggapan, justru dengan ketiadaan peran negara dalam perayaan malam takbiran lah yang akan menimbulkan ketidaknyamanan di tengah masyarakat.

Dedi menambahkan, pihaknya menyediakan ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan ekspresi keberagamaan yang mereka anut. Karena takbiran keliling ini juga permintaan dari masyarakat, maka Pemkab Purwakarta mengawalnya.

“Kami hanya berusaha menyediakan ruang. Kalau tidak diatur malah nanti akan repot. Masyarakat akan seenaknya membawa beduk mereka keliling kota. Tapi kalau kita buat parade, tentu akan lebih teratur. Stakeholder pengamanan juga kita siapkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Sub Bagian Kesejahteraan Masyarakat Dindin Ibrahim mengungkapkan, parade beduk setiap malam takbiran merupakan tradisi di Kabupaten Purwakarta yang telah ada sejak bertahun-tahun.

“Sudah banyak yang bertanya sejak memasuki minggu terakhir bulan Ramadhan ini, Pak Dindin itu gimana sekarang teknisnya. Rata-rata begitu mereka bertanya,” ucapnya menirukan pertanyaan peserta parade beduk.

Adapun rute parade, imbuh Dindin, dapat berkaca pada kegiatan tahun-tahun sebelumnya. Para peserta berkumpul di Lapang Sahate dekat Gedung Kembar memenuhi ruas Jalan KK Singawinata atau berkumpul di Masjid Agung Baing Yusuf.

“Dari sana mereka mengarak sambil memukul beduk dengan lantunan takbir khas Idul Fitri menuju Jalan Protokol di Purwakarta. Kami masih menunggu arahan Pak Bupati,” katanya.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Perhubungan Pariwisata Pos dan Telekomunikasi, Asep Supriatna mengatakan, parade beduk merupakan salah satu acara yang dapat menjadi alternatif tontotan para wisatawan baik dalam maupun luar kota. Apalagi beduk sudah menjadi salah satu Ikon Kabupaten Purwakarta selain Sate Maranggi dan Taman Sri Baduga.

“Kami pernah memecahkan rekor MURI untuk Parade Bedug terbanyak. Ini bentuk tradisi yang sudah menjadi identitas. Kalau sudah menjadi identitas kan bisa menarik wisatawan untuk datang. Apalagi momentumnya Hari Raya Idul Fitri, warga Purwakarta yang merantau ke luar daerah pasti sudah pulang mudik ke sini,” jelasnya. (Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.